Breaking News:

Virus Corona di Bangka Belitung

Kluster Keluarga Meningkat, Belitung Kategori 10 Kabupaten Kota Kasus Tertinggi di Indonesia  

Belitung satu di antara 10 kabupaten yang memiliki kasus aktif Covid-19 tertinggi saat ini.  Meningkatnya kasus tersebut didominasi oleh kluster kelua

Penulis: Suharli | Editor: Fery Laskari
istimewa
Bupati Belitung Sahani Saleh saat mengikuti Vicon bersama pemertintah pusat di Kantor Bupati Belitung, Sabtu (31/7/2021). (istimewa) 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG -  Belitung satu di antara 10 kabupaten yang memiliki kasus aktif Covid-19 tertinggi saat ini.  Meningkatnya kasus tersebut didominasi oleh kluster keluarga. Hal ini disampaikan oleh Bupati Belitung, Sahani Saleh usai mengikuti video conference (Vicon) bersama pemerintah pusat.

Dia berpendapat kluster keluarga menyebar disebabkan oleh orang tanpa gejala (OTG) yang kebanyakan adalah remaja, di mana OTG tersebut tidak mengetahui dirinya sudah terpapar Covid-19.

Pemicunya disebabkan aktifitasnya berkumpul dengan kawan-kawannya penularan tersebut terjadi, sehingga saat pulang kerumah tanoa disadarinya juga menularkan kepada kelurganya d rumah.

"Dari jauh-jauh hari ,kami sudah mewanti-wanti, agar penerapan pembatasan, menghidari kerumunan agar benar-benar dilaksanakan, agar tidak terjadi peningkatan kasus positif Covid-19," ujarnya kepada awak media, Sabtu (31/7/2021).

Dia mengatakan Pemerintah Belitung pun sudah melakukan pemeriksaan dini (testing), pelacakan (tracing), dan perawatan (treatment) (3T) , dia mengatakan pada hari Jumat (30/7) lalu dari hasil tracing sejumlah 365 orang yang di swab antigen yang terpapar sejumlah 130.

"Artinya ini bukan turun tapi makin naik. Dari sisi memberikan pengobatan rumah sakit kita saat ini terbatas, untuk  tingkat keterisian tempat tidur atau bed occupancy rate (BOR) yang sudah terpakai sekitar 96 persen," ujarnya.

Untuk itu saat ini Pemeritah Kabupaten Belitung sedang mengupayakan Rumah Sakit Darurat, bekerja sama dengan pihak swasta. "Untuk menambah BOR kami ada rumah sakit darurat, ada kerja sama dengan pihak swasta, yakni dengan menambah 50 tempat tidur," ujarnya.

Di sisi lain saat ini, di desa-desa juga sudah isolasi mandiri terpadu. Kemudian alteranatif lain untuk tempat isolasi terpadu yakni rumah sakit lama.

"Mau tak mau kita sudah tidak ada tempat lagi, kalau di rumah sekolah tidak mungkin, jadi rumah sakit lama itu lah alternatifnya," ujarnya.

Selain itu Sahani Saleh juga menyampaikan presentasi orang meninggal akibat Covid-19 cukup tinggi, 60 persennya adalah orang yang memiliki kormobit sedangkan 40 persen memang disebabkan oleh Covid-19.(Posbelitung.co/Suharli)

Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved