Breaking News:

Berita Belitung

Belitung Masuk 10 Daerah Kasus Harian Covid-19 Tertinggi, Dinkes Kerja Keras Lakukan Ini

Kasus harian Covid-19 yang tinggi membuat Kabupaten Belitung masuk dalam 10 besar kasus harian terbanyak di luar Jawa - Bali.

Penulis: Disa Aryandi | Editor: Eltjandring
kompas.com
ILustrasi Pasien COVID-19, Kabupaten belitung masuk dalam 10 besar luar Jawa dan Bali dengan kasus harian Covid-19 tertinggi. 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Kasus harian Covid-19 yang tinggi membuat Kabupaten Belitung masuk dalam 10 besar kasus harian terbanyak di luar Jawa - Bali.

Tindaklanjut permasalahan ini, tentu membuat Pemerintah Kabupaten Belitung harus bekerja keras.

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Belitung akan bekerja lebih optimal dalam menurunkan angka kasus Covid-19. Terutama akan maksimal lagi melakukan tracking.

"Kami akan melakukan tracking lebih optimal lagi, selama ini tracking sudah berjalan. Terutama optimalisasi kepada pasien-pasien yang kontak erat dengan pasien Covid-19," kata Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kabupaten Belitung Joko Sarjono kepada posbelitung.co, Minggu (1/8/2021).

Selama tujuh hari belakangan, sejak PPKM Level 4 diterapkan di Belitung, petugas sudah melakukan tracking semaksimal mungkin. Target satu hari tracking, 407 orang harus dilakukan swab antigen.

Ratusan orang kurun waktu sehari tersebut, sebagai bentuk menindaklanjuti instruksi Satgas Covid-19 Pusat, untuk mengintensifkan pemeriksaan dan pelacakan kasus Covid-19 melalui tes acak serta harus dilakukan di sejumlah pusat keramaian masyarakat.

"Maka dari itu sehari dilakukan 407 orang. Itu ada yang dilakukan melalui kegiatan operasi yustisi, dan pelacakan kasus, baik di rumah sakit dan klinik, maupun orang yang pernah kontak dengan pasien yang terpapar," ujarnya.

Sedangkan untuk proses tracking terhadap pasien terkonfirmasi Covid-19, kata dia, kini sudah ditargetkan, 15 orang. Belasan orang itu, orang-orang yang kontak erat dengan orang yang positif terpapar.

"Itu termasuk yang tanpa gejala maupun yang bergejala. Jangan sampai nanti, yang tanpa gejala ini menularkan kemana-mana, ini yang bahaya sekali," jelasnya.

Joko menyakini, dengan massifnya pemeriksaan dan pelacakan kasus, akan berimplikasi terhadap jumlah konfirmasi kasus positif Covid-19 setiap harian di daerah.

"Semakin banyak orang yang diperiksa, maka jumlah nya akan meningkat, tapi setelah itu melandai, dan harus segera di sterilkan dulu tunggu, sampai berapa hari biar kami melihat grafik perkembangan kasusnya," pungkasnya.

(Posbelitung.co/Disa Aryandi)

Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved