Breaking News:

Virus Corona di Belitung

PPKM Level 4 di Belitung Diperpanjang, Bupati Terapkan Isoman jadi Isoter, Ini Dua Lokasinya

Bupati Belitung Sahani Saleh,  menyampaikan Belitung akan melaksanakan isolasi terpadu (isoter) usai mengikuti  rapat PPKM level 4

Penulis: Suharli | Editor: nurhayati
Posbelitung.co/Suharli
Bupati Belitung Sahani Saleh, usai mengikuti rapat PPKM level 4 bersama dengan Gubernur Provinsi Bangka Belitung pada Selasa, (3/8/2021) sore. 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG -- Bupati Belitung Sahani Saleh,  menyampaikan Belitung akan melaksanakan isolasi terpadu (isoter) usai mengikuti  rapat PPKM level 4 bersama dengan Gubernur Provinsi Bangka Belitung pada Selasa, (3/8/2021) sore.

"Jadi yang Isoman itu diharapkan menjadi isoter. Jadi terpadu semacam yang ada di SKB (tempat isolasi mandiri yang difasilitasi pemerintah). Sedangkan kita di SKB saat ini ada 36 bed, yang terisi 12 bed," kata  pria yang akrab disapa Sanem itu kepada Posbelitung.co.

Menurutnya, orang-orang sudah melaksanakan swab antigen sendiri atas kesadaran karena merasa pernah kontak dengan orang terpapar Covid-19 atau pun merasakan gejala, bila mereka tepapar kebanyakan meminta untuk melakukan Isoman di rumah masing-masing.

"Yang menjadi kekhawatiran pemerintah ketika mereka melakukan isoman di rumah masing-masing ada anggota keluarga yang tidak terpapar menjadi terpapar juga karena tidak disiplin, misalnya ada yang keluar rumah padahal harus isoman, nah itu akan menjadi masalah baru," ujarnya.

Upaya untuk menanggulangi hal rersebut, menurutnya berdasarkan instruksi menteri harus dilakukan Isolasi terpadu, yakni di dua lokasi SKB dan eks rumah sakit Lama.

Pemkab Belitung saat ini sedang mempersiapakan tempat isolasi terpadu, dan akan melakukan evaluasi pada Rabu (4/8/2021).

"Tempat tambahan untuk isolasi terpadu nanti di eks rumah sakit lama. Sedangkan untuk RSDC Akil Ali sudah menjadi rumah sakit darurat untuk meningkatkan BOR, sehingga tidak bisa dijadikan tempat Isoter," jelasnya.

Di eks rumah sakit lama, diperkirakan dapat menampung sekitar 100 orang.

Berkenaan dengan nakes serta peralatan pendukung lainnya, Sanem mengatakan Gubernur Bangka Belitung akan memberikan bantuan peralatan swab antigen dan tenaga kesehatan.

"Sebabkan kita kekurangan juga tenaga medis dan relawan. Selain itu juga nanti akan dibentuk dapur umum, nah untuk ini nanti akan dikoordinir oleh Forkopimda,"bebernya. 

(Posbelitung.co/Suharli)

Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved