Breaking News:

VIrus Corona di Belitung

Testing Harian Covid-19 di Belitung Timur Masih di Bawah Target, Bupati Jadwalkan Swab Acak Rutin

Belitung Timur ditetapkan sebagai daerah yang harus menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4.

Penulis: Bryan Bimantoro | Editor: nurhayati
Posbelitung.co/Bryan Bimantoro
Suasana tes acak swab antigen di warkop-warkop di Manggar beberapa waktu lalu. 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG -- Belitung Timur ditetapkan sebagai daerah yang harus menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4 bersama dengan dua kabupaten lainnya di Kepulauan Bangka Belitung sejak 26 Juli 2021 lalu.

Hal itu tertuang dalam Instruksi Mendagri nomor 25 tahun 2021 lalu diperpanjang hingga 9 Agustus 2021 melalui Inmendagri nomor 28 tahun 2021.

Dalam instruksi tersebut ada 45 kabupaten dan kota seluruh Indonesia yang masuk dalam PPKM level 4. Daerah-daerah itu diharuskan memperbaiki penanganan covid-19 mereka, diantaranya yaitu meningkatkan testing kepada masyarakat.

Belitung Timur sendiri ditargetkan men-testing sebanyak 277 orang per hari untuk mengurangi penyebaran Covid-19 di daerah ini.

Namun, berdasarkan data dari Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana Belitung Timur target tersebut belum mampu dicapai.

Selama delapan hari penerapan PPKM level 4 di Belitung Timur, hanya satu hari yang mencapai target dengan angka 298 orang yang ditesting, selebihnya masih di bawah target.

Ditemui Posbelitung.co, Selasa (3/8/2021), Bupati Belitung Timur Burhanudin mengakui memang capaian testing masih di bawah target.

Ia menyebutkan akan segera meningkatkannya dengan membuat jadwal swab acak secara rutin ke titik-titik keramaian di setiap kecamatan di Belitung Timur.

"Kita sedang berusaha meningkatkan apa yang menjadi indikator ditetapkannya kita sebagai daerah PPKM level 4, salah satunya testing ini. Kita bakal intensifkan tes swab acak di titik-titik keramaian masyarakat supaya makin banyak yang ditesting, kita makin tahu di mana saja penyebaran virus ini," kata Burhanudin didampingi Wakil Bupati Belitung Timur Khairil Anwar.

Dikatakannya juga saat ini pihaknya sedang menunggu 2.000 alat swab antigen yang akan segera datang.

Dengan masifnya tes antigen acak ini dia harap mata rantai penyebaran Covid-19 bisa diputus.

Selain itu dia mengharapkan partisipasi aktif masyarakat untuk mendukung upaya pemutusan penyebaran virus ini. Dia ingin masyarakat tidak takut untuk ditesting walaupun tidak ada gejala, karena bisa saja virus itu sudah ada di tubuh.

"Tapi karena kita imunnya kuat sehingga kita tak ada efeknya, tapi bisa jadi menularkan anggota keluarga kita yang lain yang imunnya lemah. Efek penularannya ini sebenarnya yang kita takutkan. Penularan saat ini sudah tidak bisa dikendalikan. Jadi perlu peran aktif semuanya. Jangan berkerumun, tetap pakai masker, dan selalu cuci tangan," imbau Burhanudin.

(Posbelitung.co/Bryan Bimantoro)

Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved