Breaking News:

CPNS Bangka Belitung 2021

Masa Sanggah Seleksi CPNS 2021 Belitung, Begini Prosedur Menyanggah Jika Dinyatakan TMS Administrasi

Seleksi calon aparatur sipil negara (CASN) 2021 memasuki masa sanggah, yakni waktu pengajuan sanggah bagi pelamar

Penulis: Adelina Nurmalitasari | Editor: nurhayati
Posbelitung.co/Adelina Nurmalitasari
Suasana di ruang depan kantor BKPSDM Kabupaten Belitung, Rabu (4/8/2021). 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG --  Seleksi calon aparatur sipil negara (CASN) 2021 memasuki masa sanggah, yakni waktu pengajuan sanggah bagi pelamar terhadap hasil pengumuman seleksi administrasi, Rabu (4/8/2021).

Pelamar bisa menyampaikan sanggahan melalui portal sscasn.bkn.go.id selama tiga hari hingga 6 Agustus 2021 ini.

"Penyanggahan bisa dilakukan pelamar langsung di portal SSCASN. Ada menu sanggah, lalu disampaikan kronologis permasalahan yang akan disanggah," kata Kabid Pengadaan Mutasi, Data, dan Informasi Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Belitung Rusdi.

Pada dasarnya, kata dia, sanggah yang dilakukan berkaitan dengan kesalahan sistem, bukan kesalahan yang berasal dari pelamar.

Misalnya yang bersangkutan telah mengunggah dokumen yang dipersyaratkan. Namun dari hasil seleksi, pelamar dinyatakan tidak memenuhi syarat (TMS) dengan alasan tidak mengunggah dokumen itu.

Hingga pagi tadi, sudah ada 10 orang pelamar CPNS yang mengajukan sanggah, serta 8 orang pelamar PPPK non guru.

Sebelumnya dari hasil seleksi administrasi yang telah diumumkan, ada 544 pelamar CASN yang dinyatakan tidak memenuhi syarat 

Melayani pelamar seleksi CASN 2021 Kabupaten Belitung ini, pihaknya juga membuka layanan di kantor BKPSDM Kabupaten Belitung Jalan Ahmad Yani, Tanjungpandan.

Sejak dibuka, juga sudah ada yang menanyakan prosedur penyanggahan, bahkan ada yang menyampaikan sanggahan langsung.

"Padahal sanggahan ini dapat dilakukan langsung melalui website tersebut (sscasn.bkn.go.id)," ucapnya.

Rusdi menambahkan, kini ruangan untuk pelaksanaan seleksi kompetensi dasar (SKD) juga telah disiapkan. Ruangan tersebut bisa memuat 50 orang peserta.

"Kalau persyaratan peserta ujian, sejauh ini tidak ada persyaratan itu (seperti mengharuskan sertifikat vaksin). Kami tetap mengikuti SOP dari BKN yang intinya peserta harus tetap menggunakan masker, mencuci tangan, serta menjaga jarak selama pelaksanaan tes. Kurang lebih teknisnya sama dengan pelaksanaan SKB (seleksi kompetensi bidang) 2020 lalu," jelas Rusdi.

(Posbelitung.co/Adelina Nurmalitasari)

Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved