Berita Belitung

Empat Pasien Positif Covid-19 di RSUD H Marsidi Judono Meninggal Hari Ini

Empat pasien Covid-19 masing-masing dua warga Kecamatan Membalong, satu warga Kecamatan Tanjungpandan, dan satu dari Kecamatan Sijuk meninggal dunia.

Penulis: Disa Aryandi | Editor: Eltjandring
net
Update Covid-19 di Bangka Belitung 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG – Empat pasien Covid-19 di Kabupaten Belitung masing-masing dua warga Kecamatan Membalong, satu warga Kecamatan Tanjungpandan, dan satu dari Kecamatan Sijuk, meninggal dunia, Minggu (8/9/2021).

Keempat pasien itu semuanya meninggal dunia saat sedang menjalani perawatan di ruang isolasi RSUD H Marsidi Judono Belitung.

Namun berdasarkan data dari Satgas Pengendalian Covid-19 Provinsi Bangka Belitung, pada Minggu (08/08/2021) tercatat ada enam kasus kematian akibat Covid-19 di Kabupaten Belitung.

Pasien pria inisial ZN (57) asal Gunung Riting membalong, meninggal dunia sekitar pukul 04.23 WIB dinihari. Kemudian perempuan inisial MS (53) warga Pulau Seliu meninggal dunia sekitar pukul 08.00 WIB tadi pagi.

Sedangkan dua orang lain, pria inisial KG (68) warga Jalan Aik Baik, Kelurahan Paal Satu meninggal dunia sekitar pukul 18.54 WIB Sabtu kemarin. Pasien keempat, inisial IW (68) warga Jalan Dusun Balitung, Desa Pelepak Pute meninggal dunia sekitar pukul 02.24 WIB dini hari.

"Iya hari ini ada empat orang meninggal dunia. Dua orang warga Kecamatan Membalong, satu Tanjungpandan, dan satu lagi Kecamatan Sijuk," kata Kabag TU UPT RSUD H Marsidi Judono Belitung Ika Harniati kepada posbelitung.co, Minggu (8/8/2021).

Ika menyebut, pasien ZN menjalani perawatan di RSUD sejak tanggal 6 Agustus sekitar pukul 23.30 WIB. Pasien ZN merupakan rujukan dari PKM Membalong dengan hasil swab antigen positif Covid-19.

“ZN mengeluh sesak nafas berat, batuk. Beberapa hari menjalani perawatan, pasien ini mengalami pemburukan, sesak berat, gelisah dan penurunan saturasi. Dilakukan Inform consent kepada keluarga tentang kondisi pasien, hingga akhirnya pasien tidak terselamatkan," bebernya.

Sedangkan untuk pasien MS, sudah jalani perawatan di RSUD sejak tanggal 4 Agustus 2021. Kali pertama datang ke RSUD, pasien ini mengeluh sesak, lemas, demam dan batuk.

Pasien ini sudah pernah melakukan swab antigen di klinik swasta di Tanjungpandan, alhasil positif Covid-19. Hingga pasien kembali dilakukan swab PCR di IGD RSUD dengan hasil positif Covid-19.

" Pasien mempunyai penyakit komorbid CKD dan darah tinggi dan belum pernah mendapat vaksin Covid 19. Dua hari menjalani perawatan, kondisi pasien semakin memburuk hingga tidak terselamatkan," ujarnya.

Begitu pula dengan pasien KG, pasien yang datang ke IGD RSUD tertanggal 2 Agustus itu, mengeluh batuk, badan lemas, agak sesak, dengan riwayat swab antigen positif di sebuah klinik swasta pada tanggal 2 Agustus 2021.

" Pasien ini juga ada komorbid kencing manis, dan belum mendapat vaksin Covid-19. Jumat kemarin kondisi pasien semakin memburuk, sesak berat dan penurunan saturasi. Hingga kondisi pasien semakin memburuk, dan meninggal dunia," bebernya.

Namun untuk pasien IW, sudah menjalani perawatan di RSUD tertanggal 4 Agustus,  dengan keluhan sesak nafas, batuk, muntah dan gejala gejala klinis Covid-19. IW sudah melakukan swab antigen positif di klinik swasta di Tanjungpandan tanggal 4 Agustus 2021.

"Tidak ada riwayat penyakit komorbit dan vaksin Covid-19. Pasien lalu dirawat di ruang Isolasi E. Jumat kemarin malam, pasien mengalami perburukan, gelisah, sesak berat, dan penurunan saturasi, hingga meninggal dunia," jelasnya.

Ke empat pasien ini, merupakan pasien ke 166, 167, 168, dan 169 meninggal dunia saat terpapar covid-19, terdata dari bulan Maret 2020 lalu.

(posbelitung.co/Disa Aryandi)

Sumber: Pos Belitung
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved