Virus Corona di Bangka Belitung

Bupati Beltim dan Forkopimda Akan Bawa Tabung Kosong Selasa Besok

Tabung oksigen besok kita ambil sama-sama forkopimda, di Tanjung dikawal lantas untuk ke Tanjung ke kapal dan ke Jayanti.

posbelitung/suharli
Bupati Belitung Timur Burhanudin didampingi wakil bupati Belitung Timur Khairil Anwar dan Sekda beltim Ikhwan Fahrozi. Senin (9/8/2021) 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG TIMUR - Bupati Belitung Timur Burhanudin menyampaikan Selasa (10/8) besok bersama Forkopimda akan membawa semua tabung kosong yang ada di Beltim ke Kapal TNI dan Targetjayati (distributor Oksigen). Dia pun mengimbau jangan menimbulkan kepanikan, yang penting  menyiapkan stok oksigen untuk penanganan covid.

"Tabung oksigen besok kita ambil sama-sama forkopimda, di Tanjung dikawal lantas untuk ke Tanjung ke kapal dan ke Jayanti. Pokoknya semua tabung yang ada kita bawa, kami akan isi tabung yang kosong di sini, kami sudah koordinasi dengan bu Vonny (Direktur RSUD)," ujar Pria yang akrab disapa Aan jtu kepada posbelitung.co, Senin (9/8/2021).

Penggunaan tabung oksigen menurutnya tergantung pasien, dia berharap kalau dapat jangan banyak tabung dipergunakan. Namun persiapan antisipasi harus tetap ada satu diantaranya yakni dengan menyiapkan ketersedian tabung-tabung terisi oksigen.

"Harapan kami itu kan, artinya kepanikan kita ini dihantui oleh hal-hal yang membuat jadi pikiran. Yuk kita ubah minsset bagaimana cara kita melindungi kita dan keluarga dari covid-19, itu yang paling penting terlebih dahulu. Jangan kemana-mana, pakai masker, jaga jarak. Kalau oksigen itu upaya kita melakukan tindakan pengobatannya, kan tidak semua pakai oksigen,  kalau pasien yang mengalami kendala pernafasan baru kita pakai oksigen," ajaknya.

Dia mengingatkan agar masyarakat Beltim untuk mematuhi protokol kesehatan dan jangan berkerumun.

Menurutnya selama PPKM Level 4 di Beltim untuk tingkat kepatuhan masyarakat dalam mememuhi item-item yang telah disepakati dalam edaran, sudah cukup baik. Tapi yang tidak dapat dikontrol adalah penyebaran klaster keluarga.

"Edukasi sudah dilakukan dengan penyebaran brosur, apa yang hatus dilakukan. Tidak boleh berkumpul, sudah kami berikan tinggal pahami dan ikuti saja bagaimana agar tidak menularkan. Ayo jaga orang tua kita, jangan sampai kita menjadi penular untuk keluarga kita," ucapnya.

Aan menilai petugas medis dan puskes mereka sudah berusaha secara maksimal, terlepas kekurangan mereka adalah manusia biasa, tetapi mereka juga tetap sudah bertaruh nyawa, tapi itu juga tugas dan kewajiban mereka juga sebagai tenaga kesehatan.

"Namun evaluasi juga perlu. Kenapa isoter itu perlu dilaksanakan itu agar memudahkan tenaga medis juga melakukan pengecekan kesehatan. Nah karena itu dalam perpanjangan PPKM ini selanjutnya akan siapkan isolasi terpadu, agar lebih nyaman kontrolnya," bebernya.

Sementara itu, Wakil Bupati Belitung Timur, Khairil menyampaikan karena setiap desa  memiliki dana penanganan Covid-19, agar desa-desa juga turut menyalurkan bantuan kepada warga yang sedang melakukan isoman.

"Memang ada beberapa desa yang belum menggunakan dana Covid-19, misal Desa Dukong namun hal itu karena mungkin belum ada warga yang terpapar. Tapi kalau desa yang warga sudah ada yang terpapar segeralah dicairkan jangan sampai timbul kendala baru," ujarnya. (posbelitung.co/suharli)

Sumber: Pos Belitung
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved