Breaking News:

WIKI BELITUNG

KRI Semarang 594 Kapal Perang LPD Berkelas BRS Armada Bantuan Penanggulangan Covid-19

KRI Semarang 594 akhirnya tiba di perairan laut Belitung untuk membantu pengisian tabung oksigen dalam penanganan Covid-19 di Belitung.

Penulis: Dede Suhendar | Editor: nurhayati
Posbelitung.co/Disa Aryandi
KRI Semarang 594 berlabuh di perairan laut Belitung, Minggu (10/8/2021). 

POSBELITUNG.CO, BANGKA -- KRI Semarang 594 akhirnya tiba di perairan laut Belitung untuk membantu pengisian tabung oksigen dalam penanganan Covid-19 di Pulau Belitung, Selasa (10/8/2021).

Komandan KRI Semarang 594 Letkol Laut (P) Afrilian Sukarno Timur menjelaskan KRI tersebut termasuk jenis Landing Platform Dock (LPD) berkelas Bantu Rumah Sakit (BRS).

Dioperasikan oleh TNI Angkatan Laut semenjak 2019 lalu dan diresmikan dengan nama KRI Semarang 549 pada tahun 2020 lalu.

"KRI ini awalnya memang LPD tapi setelah dinyatakan BRS, kapal ini dilengkapi kontainer medis dan satu tenda isolasi bertekanan negatif yang diperuntukan bagi pasien Covid-19," jelas Afrilian kepada Posbelitung, Rabu (11/8/2021).

Baca juga: Ditinggal Lionel Messi Nasib Barcelona Menyedihkan, Sulit Cari Sponsor hingga Dipaksa Cari Pengganti

Baca juga: KRI Semarang 594 Siaga di Belitung, Dukung Suplai Oksigen 72.000 Liter Per Hari

Baca juga: Di Tengah Pandemi Covid-19, Kenaikan Tunjangan DPRD Bangka Belitung Fantastis, Mahasiswa Ancam Demo

Selain itu, menurutnya, KRI Semarang 954 dilengkapi fasilitas pengisian tabung oksigen dengan kapasitas pengisian 12 tabung ukuran enam kubik atau 72 ribu liter perhari.

KRI ini buatan PT PAL Surabaya yang dibangun anak bangsa tanggal pembuatan 27 April 2017, diserahkan kepada TNI tanggal 21 Januari 2019 dan dikukuhkan di Semarang tanggal 8 Januari 2020.

Kemudian, spesifikasi kapal memiliki panjang 124 meter, lebar 21.8 meter, tonase 11.542 ton dengan kemampuan jelajah mampu berlayar 30 hari tanpa henti dengan bahan bakar 80 persen.

"KRI Semarang 594 ini diawaki 146 orang dan dilengkapi senjata dua meriam si bon buatan Yugoslavia, ke depannya akan dipasang meriam 30 mm dan 40 mm," kata Afrilian.

Sejarah Nama Semarang

Kenapa dinamakan semarang, berawal dari Kota Semarang yang termasuk salah satu kota pelabuhan petinggi pesisir dan pasa waktu itu penghubung Pulau Jawa dengan Pulau lainnya.

Selain itu pernah terjadi pertempuran heroik di Semarang tanggal 15-20 Oktober 1945 oleh pemuda-pemudinya untuk mempertahankan kemerdekaan.

Berdasarkan sejarah itu, maka KRI ini dinamakan KRI Semarang 954 diharapkan nantinyabdapat menjadi penghubung baik dari pulau ke pulau hingga internasional. (Posbelitung.co/Dede Suhendar)

Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved