Bu Dokter Pembakar Bengkel yang Tewaskan 3 Orang Termasuk Pacar Terancam Hukuman Mati

Kepolisian Polsek Jatiuwung, Kota Tangerang Banten resmi menetapkan MA sebagai tersangka dalam kasus pembakaran bengkel motor di Jalan Cemara Raya

Penulis: tidakada008 | Editor: Jaryanto
Istimewa, TribunJakarta.com/Ega Alfreda
Pelaku pembakaran bengkel yang menewaskan tiga orang, MA ditetapkan sebagai tersangka, Selasa (10/8/2021). 

POSBELITUNG.CO - Seorang dokter umum di Tagerang yang tengah hamil berinisial MA menjadi tersangka dalam kasus pembakaran bengkel motor di Jalan Cemara Raya, Cibodas, Kota Tangerang, Banten.

Perbuatan pelaku tersebut telah menewaskan satu keluarga yang terdiri dari tiga orang, termasuk pacarnya yang berinisial LE.

Baca juga: Dokter Richard Lee Dijemput Polisi di Rumahnya Terkait Laporan Kartika Putri, Berikut Fakta-faktanya

Baca juga: Kronologi Suami Sewa 5 Pembunuh Bayaran Habisi Selingkuhan Istri di Kalimantan

Setelah melakukan pemeriksaan melalui sarana gelar, Kepolisian Polsek Jatiuwung, Kota Tangerang akhirnya menetapkan MA sebagai tersangka.

"Untuk peristiwa kebakaran di Jalan Cemara Raya Cibodas Jatiuwung tadi malam kita tetapkan setelah melalui sarana gelar kemudian kita tetapkan terhadap pacar salah satu korban itu tetapkan sebagai tersangka," kata Kapolsek Jatiuwung Kompol Zazali Hariyono yang dikutip dari tayangan video di kanal YouTube Kompas TV, Rabu (11/8/2021).

Diketahui MA merasa sakit hati lantaran orang tua korban (ED dan LI) yang tidak merestui hubungan asmaranya dengan korban (LE), MA pun nekat membakar bengkel milik korban.

Baca juga: Wagub Abdul Fatah Ingatkan Veteran dan Janda Veteran di Belitung Tak Sembaran Terima Tamu

Baca juga: Park Seo Joon dan V BTS Bintangi Drakor Hwarang Tayang Mulai Besok Pukul 18.00 WB

Akhirnya LE bersama kedua orang tuanya (ED dan LI) tewas.

Dalam pemeriksaan di tempat kejadian perkara, polisi mengamankan beberapa barang bukti.

Di antaranya ada sisa bensin yang belum dipakai, pakaian korban, hasil tes kehamilan tersangka dan mobil tersangka.

Tersangka MA pun kini tengah menjalani tes psikologis di Rumah Sakit Polri Keramat Jati.

Baca juga: 2 Alasan Mengapa Kompetisi Liga 1 Harus Segera Bergulir

Baca juga: Sempat Melihat Ular Hitam di Mimpinya, Wanita Hamil Ini Hampir Tak Percaya, Bahagianya Doa Terkabul

Akibat perbuatannya MA terancam hukuman mati atau dua puluh tahun penjara.

"Ancaman hukuman yang kita terapkan membakar diduga merencanakan untuk mengakibatkan orang meninggal dunia itu Pasal 340 KUHP ancaman hukuman mati atau 20 tahun," ujar Zazali.

Kronologi kejadian

Diwartakan Tribunnews.com sebelumnya, peristiwa berawal pada Jumat (6/7/2021) sekira pukul 23.10 WIB, pelaku terlibat cekcok dengan korban di depan bengkel.

MA mengancam akan melemparkan plastik berisi bensin ke bengkel yang juga jadi tempat tinggal korban.

Baca juga: Malam Ini Coba Tidur Tanpa Bantal, Dijamin Khasiatnya Gak Bakal Nyesel!

Baca juga: Wajib Tahu! Sesegera Ganti Sikat Gigi setelah Sembuh dari Covid-19

Halaman
12
Sumber: Tribunnews.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved