Virus Corona

Virus Corona Saja Belum Usai Muncul Lagi Virus Marburg, Sama dengan Ebola dan Lebih Berbahaya

Bila tertula virus Marburg ini persentase kematian pasiennya sangat tinggi mencapai 88 persen dan hanya sedikit yang bisa selamat

Editor: Hendra
Pixabay
Kelelawar yang sedang menutup sayapnya. 

POSBELITUNG.CO -- Belum tuntas virus corona atau covid-19 kini muncul lagi virus terbaru.

Virus baru tersebut bernama virus Marburg.

Gejala awal yang dialami adalah demam berdarah.

Kemunculan virus baru ini telah diingatkan oleh  WHO.

Bahkan menurut WHO, virus Marburg yang sama dengan virus ebola ini lebih mematikan dibandingkan dengan Covid-19.

Baca juga: Wow Ada Ular Manau Air Melingkar Berukuran Besar Berada di Tebat Rasau Belitung

Untuk penularannya pun lebih cepat dibandingkan dengan virus corona aau covid-19.

Risiko kematian akibat virus tersebut hampir 88 persen.

Dalam informasi yang ditulis di laman resmi WHO, virus Marburg berasal dari famili yang sama dengan virus Ebola.

Diduga, virus tersebut pertama kali menyebabkan wabah pada tahun 1967 di Marburg dan Frankfurt di Jerman, dan di Beograd,Serbia.

Wabah ini terkait dengan pekerjaan laboratorium menggunakan monyet hijau Afrika (Cercopithecus aethiops) yang diimpor dari Uganda.

Penularan virus Marburg ke manusia bisa terjadi karena kontak yang terlalu lama dengan tambang atau gua yang dihuni oleh koloni kelelawar Rousettus.

Baca juga: Mbappe Tak Suka Lionel Messi di PSG, Saking Bencinya Ogah Main Bersama, Minta Dijual ke Real Madrid

Setelah seseorang terinfeksi virus, Marburg dapat menyebar melalui penularan dari manusia ke manusia melalui kontak langsung dengan darah, sekresi, organ atau cairan tubuh lain dari orang yang terinfeksi, dan dengan permukaan dan bahan.

Gejala

Gejala infeksi virus Marburg dimulai dari demam tinggi, sakit kepala parah dan malaise parah.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
  • Berita Terkait :#Virus Corona
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved