Berita Belitung
Direktur Perumda Batu Mentas Akui Air PAM Keruh, Diduga Aktifitas Tambang Inkonvensional
Itu penyebabnya. Jadi kami akui memang keruh, karena ada aktivitas tambang timah, dan tambang ini beraktivitas pada malam hari
Penulis: Disa Aryandi |
POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Direktur Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Batu Mentas Belitung Badia Parulian mengaku, air PAM atau sumber air baku sekarang ini mengalami sedang keruh lantaran diduga dipicu dari aktivitas tambang inkonvensional (TI).
TI pasir timah diduga beraktivitas pada area atau sepanjang aliran air baku tersebut. Aktivitas diduga kuat oleh Badia Parulian berlangsung pada malam hari. Sehingga semakin sulit untuk dilakukan pemantauan.
"Itu penyebabnya. Jadi kami akui memang keruh, karena ada aktivitas tambang timah, dan tambang ini beraktivitas pada malam hari," kata Badia Parulian kepada Posbelitung.co, Jumat (13/8/2021).
Baca juga: Pelanggan Perumda Batu Mentas Belitung Keluhkan Air PAM Kotor
Untuk itu, Badia berharap kepada penambangan, agar tidak menambang di sepanjang aliran sumber air baku. Lantaran sangat mengganggu pelayanan air bersih kepada masyarakat.
"Kami sekarang sedang berbenah untuk peningkatan kualitas dalam pelayanan. Jadi harapan kami, janganlah usaha yang sedang kami bangun ini dirusak oleh aktifitas masyarakat penambang timah," ujarnya.
Kemudian, lanjut dia, adanya kekeruhan air PAM tersebut dipicu dari aktivitas pengerukan dan perbaikan intake di kolong Dokung beberapa waktu lalu. Sehingga berdampak kepada sumber air baku, akibat proyek pendalaman kolong.
"Sekarang proses pengerukannya sudah dalam, dan sudah kembali seperti semula.
Adapun yang menjadi kendala ketika terjadi air keruh di sumber air baku karena aktivitas tambang, kami ke kurangan personil PDAM untuk mengawasi setiap saat," jelasnya.
Ia memohon, dan meminta bantuan kepada aparat keamanan, yaitu aparat kepolisian dan Satpol PP Belitung untuk melakukan penertiban terhadap aktivitas penambangan tersebut.
"Nah persoalan air PAM tiba - tiba mati, atau tidak jalan, itu karena ada gangguan PLN dimana tegangan sering tidak stabil. Jadi kalau PLN mati 20 menit saja, sudah pasti terganggu pelayanan satu jam ke depan," pungkasnya. (Posbelitung.co/Disa Aryandi)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/belitung/foto/bank/originals/20210813-kondisi-air-pam-yang-ada-di-rumah-pelanggan.jpg)