Berita Belitung
Keluarga Pasien Sering Lewati Garis Pembatas Area Covid-19, dr Hendra Minta Jangan Langgar Aturan
Direktur RSUD H Marsidi Judono, dr Hendra SpAn menyayangkan ada beberapa keluarga pasien Covid-19 yang melanggar prosedur.
Penulis: Dede Suhendar |
POSBELITUNG.CO, BANGKA - Direktur RSUD H Marsidi Judono, dr Hendra SpAn menyayangkan ada beberapa keluarga pasien Covid-19 yang melanggar prosedur.
Misalnya pada Minggu (15/8/2021) malam, petugas mendapati satu orang keluarga pasien melewati garis pembatas dari luar gedung ruangan isolasi E.
Padahal garis tali kuning hitam tersebut dipasang sebagai pembatas agar pengunjung tidak mendekati ruang isolasi yang berpotensi terjadinya penularan.
"Semalam terdapat keluarga pasien yang melewati garis di samping ruang isolasi E. Kami telah memberikan edukasi, dokter dan perawat juga segera memantau pasien di ruangan tersebut namun ternyata tidak ada keluhan," ujar Hendra kepada posbelitung.co, Senin (16/8/2021).
Ia mengakui petugas sering mendapati perilaku keluarga pasien yang tidak mematuhi standar operasional prosedur (SOP) di RSUD.
Bahkan di antaranya nekat mendekati jendela ruangan isolasi untuk berbincang dengan pasien Covid-19 yang sedang dirawat.
Oleh sebab itu, dirinya mengimbau kepada keluarga pasien agar tetap mematuhi SOP, tidak berkunjung di luar jam kunjungan, tidak membawa anak-anak saat berkunjung serta tidak melewati garis pembatas yang membahayakan dan berpotensi terjadinya penularan Covid-19.
"Kalau keluarga ingin menitipkan barang silakan koordinasi dengan kepala ruangan dan bisa menitipkan langsung ke perawat jaga melalui pintu masuk perawat atau bisa dititipkan ke petugas keamanan yang sedang bertugas," katanya.
(posbelitung.co /dede s)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/belitung/foto/bank/originals/20210816-seseorang-mendekati-jendela-ruang-isolasi-pasien-covid-19-di-rsud-marsidi-judono.jpg)