Breaking News:

Virus Corona di Bangka Belitung

Vaksin Covid-19 Terlambat dan Kurang, Masyakarat Telat Suntik Dosis Kedua  

Sejumlah masyarakat di Belitung mengalami keterlambatan penyuntikan vaksinasi dosis kedua. Misalnya saja dialami Larasati. Warga Kecamatan Tanjungpand

Penulis: Adelina Nurmalitasari | Editor: Fery Laskari
posbelitung.co
Kabid Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Belitung Joko Sarjono, Rabu (18/8/2021). (Posbelitung.co/Adelina Nurmalitasari) 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Sejumlah masyarakat di Belitung mengalami keterlambatan penyuntikan vaksinasi dosis kedua. Misalnya saja dialami Larasati. Warga Kecamatan Tanjungpandan ini telah menerima vaksin Sinovac dosis pertama pada 19 Juli 2021.

Dengan rentang 28 hari, ia harusnya menerima dosis kedua pada 16 Agustus 2021. Namun sampai saat ini, ia belum mendapat kepastian vaksinasi dosis kedua.

"Yang pasti ada kekhawatiran, kalau tertunda begini, apa vaksinnya masih efektif? Karena harapannya divaksin kan biar efektif untuk memperkuat imun," ucap dia, Rabu (18/8/2021).

Menanggapi hal tersebut, Kabid Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Belitung Joko Sarjono mengatakan memang ada keterlambatan vaksinasi dosis kedua. Biasanya keterlambatan ini terjadi paling banyak sekitar lima hari hingga maksimal dua minggu.

"Rata-rata terlambatnya lima hari. Apakah tidak apa-apa, kalau dari koordinasi kami dengan dinas kesehatan provinsi, mereka bilang bahwa penyuntikan vaksin sinovac ini paling cepatnya 28 hari. Jawaban itu yang kami dapatkan, tapi kalau rentang maksimal dosis pertama dan kedua ini belum tahu," ujar dia.

Tertundanya vaksinasi masyarakat ini dipicu terjadi keterlambatan penerimaan vaksin. Makanya penyuntikan dosis kedua yang dijadwalkan 7-16 Agustus terpaksa harus mundur. Hingga saat ini pun, pihaknya belum bisa menginformasikan lebih lanjut jadwal pembukaan vaksin dosis pertama.

"Sampai 21 Agustus ini, kebutuhan vaksin (dosis kedua) 925 vial. Sebelumnya sudah ada yang datang vaksin sinovac 80 vial, ditambah hari ini akan datang lagi 580 vial," kata dia.

Joko menambahkan, ketika setelah vaksinasi dosis pertama lalu penyintas Covid-19 terinfeksi virus corona, maka dapat melanjutkan vaksinasi dosis kedua tanpa mengulang dari awal. Tapi, penyuntikan dosis kedua dapat diberikan setelah tiga bulan sembuh. (Posbelitung.co/Adelina Nurmalitasari)

Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved