Breaking News:

Berita Belitung

Desa Terong Sijuk Tembus 100 Besar ADWI 2021, Wabup Belitung: Perkuat Branding dan Tata Lagi Kemasan

Sebagaimana diketahui, sekarang adalah saat yang paling sulit dihadapi dunia pariwisata dan semua pemangku kepentingan karena Covid-19.

Penulis: Jaryanto | Editor: Jaryanto
POS BELITUNG/SUHARLI
Wakil Bupati Belitung Isyak Meirobie 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Wakil Bupati Belitung Isyak Meirobie bersyukur Desa Terong menjadi satu-satunya wakil dari Bangka Belitung (Babel) dalam Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2021.

Ini sebagai bukti dan juga repesentasi Kabupaten Belitung yang terus konsisten mengawal pembangunan pariwisata.

Sebagaimana diketahui, sekarang adalah saat yang paling sulit dihadapi dunia pariwisata dan semua pemangku kepentingan karena Covid-19.

Baca juga: Via Anggota Paskibraka Tingkat Nasional Asal Belitung Pulang Kampung

Baca juga: Dinas PUPR Belitung Bakal Tinjau Lokasi Talut Jebol di Lesung Batang

Karena itu di balik badai pandemi ini, desa-desa wisata di Belitung justru berbenah diri dari kesempatan yang ada.

"Di antaranya meningkatkan kapasitas, membenahi destinasi, dan menguatkan kemampuan sumber daya manusia (SDM) sehingga desa wisata ini benar-benar melibatkan masyarakat sekitar agar bisa merasakan dampak ekonominya kelak," ujar Isyak kepada posbelitung.co, Minggu (22/8/2021) malam.

Terong, lanjutnya, sudah beberapa kali menembus prestasi dalam dunia pariwista. Desa wisata ini cukup mandiri walaupun disokong banyak pihak, baik swasta maupun instansi, termasuk juga menjadi binaan Kementerian Pariwisata (Kemenpar) sejak dulu.

Ini tentunya menjadi tantangan karena di Indonesia banyak desa wisata yang baru lahir dan benar-benar menyajikan kebutuhan terlebih lagi saat pandemi.

Baca juga: Bupati Belitung Timur Resmi Dilantik Jadi Ketua Askab PSSI Belitung Timur, Ini Targetnya

Baca juga: ATM Bank BUMN Kelapa Kampit Dijebol OTD, Begini Kondisinya

Jadi Terong harus sanggup menyajikan juga pascapandemi, yang mana kondisinya nanti sesuai atau tidak dengan psikologi wisatawan.

Maksudnya alam yang terbuka, wisata edukasi, kemudian wisata berbasis pengalaman dan bisa menjaga prokes yang tentunya akan terus diterapkan sebagai bagian budaya baru dalam beriwisata.

"Dalam hal pendampingan, pemerintah daerah bersama pihak-pihak lain harus berkolaborasi. Tidak hanya Terong, tetapi juga desa-desa lainnya agar bisa me-rebranding, menata lagi packaging (pengemasan) mulai dari paket-paket maupun program yang ditawarkan," kata Isyak.

Halaman
123
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved