Breaking News:

Virus Corona di Bangka Belitung

Ketua DPRD Soroti Kewajiban Isoter bagi Pasien Covid-19 di Belitung Timur, Tempatnya Harus Layak

Ketua DPRD Belitung Timur (Beltim), Fezzi Uktolseja menekankan dalam penanganan Covid-19 harus mengutamakan kenyamanan pasien dalam menjalani isolasi.

Penulis: Bryan Bimantoro | Editor: Fery Laskari
posbelitung.co
Ketua DPRD Beltim Fezzi Uktolseja ditemui usai upacara, Selasa (17/8/2021). (Posbelitung.co/Dok) 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Ketua DPRD Belitung Timur (Beltim), Fezzi Uktolseja menekankan dalam penanganan Covid-19 harus mengutamakan kenyamanan pasien dalam menjalani isolasi. Karena itu dia meminta pada pemerintah daerah supaya betul-betul memperhatikan kelayakan tempat isolasi terpadu (isoter) di setiap kecamatan.

Ditemui di ruang kerjanya, Rabu (25/8/2021), kata Fezzi, ada laporan yang masuk kepadanya bahwa beberapa sarana yang disiapkan untuk lokasi isoter belum layak dijadikan tempat pemulihan Pasien Covid-19. Dia bilang ada tempat yang belum ada air, listrik, bahkan masyarakat sekitar yang menolak tempat tersebut dijadikan tempat isoter.

Dia mengakui memang tidak semuanya belum layak, tapi ini harus jadi perhatian sebelum kebijakan wajib isoter ini dilaksanakan sepenuhnya.

"Memang kemarin saat memantau isoter di Kelapa Kampit sudah cukup baik. Tapi bagaimana dengan kecamatan lainnya. Pasien Covid-19 yang tak ada gejala butuh tempat yang nyaman, bersih, dan sehat supaya pemulihannya cepat. Mulai dari air, listrik, poskonya, nakes yang ngontrolnya, termasuk kesiapan oksigen," kata Fezzi.

Dia bilang setiap tempat isoter juga harus ada persediaan oksigen supaya nanti ketika orang yang tengah isolasi mengalami gejala sesak napas bisa langsung diatasi.

Fezzi juga mengatakan bahwa dengan siapnya tempat isoter beserta fasilitas yang dibutuhkan, warga juga akan mau untuk isolasi di tempat tersebut.

"Tapi kalau tempat isoternya dinilai belum layak, warga tidak mau ke situ malah nanti terjadi konflik antara masyarakat dan petugas. Kita tidak ingin ini terjadi. Itu harus dipersiapkan secara matang karena menyangkut dengan kehidupan orang banyak," kata Fezzi.

Sebelumnya, Bupati Belitung Timur, Burhanudin menegaskan saat ini dia sudah memersiapkan tempat isoter di setiap kecamatan. Hanya saja menurutnya saat ini perlu lebih dimatangkan lagi mengenai penambahan peralatan isoter.

“Kalau tempat isoter sudah ada di setiap kecamatan. Tinggal pematangan saja seperti tambahan peralatan untuk isoter supaya bisa standar,” ucapnya.

Lebih jauh, Burhanudin meminta masyarakat untuk lebih kooperatif bila terdapat pasien terkonfirmasi covid-19 untuk tidak lagi menjalankan isolasi mandiri (isoman) melainkan melakukan isoter guna menekan angka kasus covid-19 dan klaster baru.

“Kita akan mencoba mereka untuk bisa mengikuti aturanlah, karena isoter ini untuk menghindari klaster baru jangan sampai mereka di rumah menulari kepada orang yang sehat,” ujar Burhanudin.

Mengenai pertanyaan bagaimana mereka bisa mencari nafkah jika harus melakukan isoter, untuk diketahui saat ini Pemerintah Desa, Kecamatan hingga Pemerintah Provinsi sudah mengalokasikan anggarannya untuk memberikan bantuan sembako kepada keluarga pasien Covid-19 apabila kepala keluarganya yang terkonfirmasi covid-19. (Posbelitung.co/BryanBimantoro)

Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved