Breaking News:

Virus Corona di Bangka Belitung

Wawancara Eksklusif - Sekolah Kejuruan Disulap Jadi Tempat Isolasi Terpadu  

Spanduk bertuliskan Isoter Belitung terpasang di depan ruangan-ruangan kelas SMK Negeri 2 Tanjungpandan yang disulap menjadi lokasi isolasi terpadu. R

Penulis: Adelina Nurmalitasari | Editor: Fery Laskari
posbelitung.co
Suasana di depan ruang UKS yang disiapkan bagi tenaga kesehatan, Rabu (25/8/2021). (Posbelitung.co/Adelina Nurmalitasari) 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Spanduk bertuliskan Isoter Belitung terpasang di depan ruangan-ruangan kelas SMK Negeri 2 Tanjungpandan yang disulap menjadi lokasi isolasi terpadu. Ruangan kelas yang biasa digunakan para siswa menempuh pembelajaran, diubah menjadi tempat istirahat Pasien Covid-19.

Meja-meja belajar disusun. Lalu di atasnya diletakkan kasur dan bantal untuk pasien beristirahat. Fasilitas pelengkap seperti kipas angin dan tempat minum pun disediakan.

Bakal segera digunakan sebagai tempat isoter, beragam kesiapan dilakukan pihak terkait. Lalu bagaimana kesiapan penggunaan tempat isolasi ini? Kemudian bagaimana kegiatan pembelajaran siswa? Berikut wawancara eksklusif Posbelitung.co bersama Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah V Provinsi Bangka Belitung Adi Zahriadi, Rabu (25/8/2021).

T: Ada setiap kelas berapa banyak pasien isolasi terpadu?
J: Kami menyediakan setiap kelas ada enam tempat tidur yang disiapkan. Dilengkapi kipas angin dan sudah dibagi untuk pasien perempuan dan laki-laki.
Ruangan isolasi A-D bagi pasien perempuan, sedangkan ruangan isolasi E dan seterusnya untuk pasien laki-laki.

T: Ada berapa kelas yang sementara ini dibuka untuk isolasi terpadu?
J: Yang sudah disiapkan sesuai arahan, ada 13 kelas. Kemudian kapasitas maksimal 80 orang. Jika terjadi lonjakan, apabila diperlukan sehingga harus menampung lebih, kami menyiapkan ruangan lain yang telah menyiapkan tempat tidur lipat. Saat ini untuk 80 tempat tidur.

T: Apakah artinya tempat isolasi terpadu ini sudah siap?
J: Iya, sudah siap. Tinggal kami menunggu instruksi dari pihak terkait, Satgas Penanganan Covid-19 Belitung. Tergantung (pasien) nanti akan diarahkan ke kami, tempat isolasi di desa, atau SKB. Pada prinsipnya dari kami, fasilitas yang ada di sekolah ini sudah siap.

T: Selain tempat tidur dan kipas angin, apa saja fasilitas yang disiapkan?
J: Ini kan untuk fasilitas pasien. Ada juga fasilitas bagi tenaga kesehatan yang lokasinya di ruang UKS. Lokasi UKS akan dijadikan tempat screening pasien yang datang ke sini. Nanti pasien akan di-screening, kemudian baru diarahkan ke ruang isolasi yang ditentukan.

T: Selama masa karantina, adakah kegiatan yang disiapkan bagi pasien Covid?
J: Nanti akan diatur kegiatan agar pasien tidak jenuh. Insya Allah, Jumat (27/8/2021) kami akan mengadakan rapat untuk mengatur tenaga administrasi bertugas di sekolah dan agenda yang akan disiapkan bagi pasien, sehingga mereka yang isolasi di sini tidak jenuh.

T: Dengan dijadikannya sekolah sebagai tempat isolasi terpadu, apakah mengganggu kegiatan pembelajaran siswa di sekolah?
J: Sesuai instruksi Bapak Gubernur dan memang kondisi pandemi, belum dilaksanakan pembelajaran tatap muka (PTM) di lingkungan Kecamatan Tanjungpandan dan Sijuk. Di luar dua kecamatan ini, memang kami persilakan pihak sekolah mengadakan pembelajaran tatap muka terbatas jika memenuhi kriteria yang sudah disebutkan dalam keputusan bersama empat menteri.
Pada prinsipnya untuk SMK, pembelajaran teori mereka lakukan secara daring. Sementara pembelajaran praktik menggunakan fasilitas DUDIKA (dunia usaha, dunia industri, dan dunia kerja) yang sudah ada nota kesepahaman (MoU) dengan pihak sekolah.

T: Selain 13 ruangan isolasi ini, berapa banyak ruang cadangan yang disiapkan?
J: Sebenarnya ada 27 lokal. Semuanya disiapkan, hanya saja karena meja dipakai sebagai alas kasur, jumlahnya terbatas, maka hanya dimaksimalkan pada 13 ruangan ini. Selebihnya tidak cukup, karena ada yang empat tempat tidur. Ditambah masih bisa lagi sampai 24 ruangan, tergantung kelayakan meja, karena ada yang tinggi dan rendah, sehingga ini menjadi pertimbangan jangan sampai jadi permasalahan untuk pasien.
Penambahan tergantung kebutuhan dan arahan tim Satgas. Tapi untuk saat ini 13 ruang isolasi sudah siap. (Posbelitung.co/Adelina Nurmalitasari)

Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved