Breaking News:

BPOM Terbitkan Izin Darurat Penggunaan Vaksin Covid-19 Sputnik-V, Penny: Efikasi Mencapai 91,6 %

Vaksin ini diberikan secara  injeksi Intramuscular (IM) dengan dosis 0,5 mL untuk 2 (dua) kali penyuntikan dalam rentang waktu 3 (tiga) minggu.

Editor: Rusmiadi
istimewa/Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19
Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Penny K Lukito saat jumpa pers di Kantor Presiden, Selasa(1/9/2020). 

POSBELITUNG.CO  - Vaksin Covid-19 Sputnik-V kini sudah bisa digunakan di Indonesia, setelah Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menerbitkan persetujuan Izin Penggunaan Darurat atau Emergency Use Authorization (EUA), Selasa (24/8/2021).

Seperti diketahui vaksin Covid-19 Sputnik-V dikembangkan oleh The Gamaleya National Center of Epidemiology and Microbiology, di Russia, yang menggunakan platform Non-Replicating Viral Vector (Ad26-S dan Ad5-S).

Sementara untuk penggunaannya di Indonesia, vaksin ini didaftarkan oleh PT Pratapa Nirmala sebagai pemegang EUA dan bertanggung jawab untuk penjaminan keamanan dan mutu vaksin  ini di Indonesia.

"Vaksin Sputnik-V digunakan dengan indikasi pencegahan Covid-19 yang disebabkan oleh SARS-CoV-2 untuk orang berusia 18 tahun ke atas," tulis keterangan yang diterima Rabu (25/8/2021).

Vaksin diberikan secara  injeksi Intramuscular (IM) dengan dosis 0,5 mL untuk 2 (dua) kali penyuntikan dalam rentang waktu 3 (tiga) minggu.

Vaksin ini termasuk dalam kelompok vaksin yang memerlukan penyimpanan pada kondisi suhu khusus, yaitu pada suhu -20oC ± 2oC.

Kepala BPOM RI, Penny K Lukito mengatakn dalam proses pemberian EUA pada vaksin Covid-19 sebelumnya, pemberian EUA untuk Vaksin Covid-19 Sputnik-V telah melalui pengkajian secara intensif oleh BPOM, bersama Tim Komite Nasional Penilai Khusus Vaksin Covid-19 dan Indonesia Tenchnical Advisory Group on Immunization (ITAGI).

Penilaian terhadap data mutu vaksin ini juga telah mengacu pada pedoman evaluasi mutu vaksin yang berlaku secara internasional.

Baca juga: DPRD Belitung Gelar Vaksinasi Covid-19

Baca juga: Stok Oksigen di RSUD Belitung Timur 112 Tabung, Rawat 11 Pasien, Hari Ini Tambah 42 Kasus Covid-19  

Baca juga: Video - Intip Suasana Museum Belitung Setelah Dibuka

Efek Sampingnya
Berdasarkan hasil kajian terkait dengan keamanannya, efek samping dari penggunaan Vaksin Sputnik-V merupakan efek samping dengan tingkat keparahan ringan atau sedang.

Hasil ini dilaporkan pada uji klinik Vaksin Sputnik-V dan uji klinik vaksin lainnya dari teknologi platform yang sama.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved