Profil Tokoh

Sosok Jack Ma, Orang Terkaya di Dunia Asal China, Sekolah Gagal Ini Kisah Suksesnya Dalam Bisnis

Kata kunci yang membuat Jack Ma sukses dalam bisnis hanya kata Jangan Menyerah. Tak terhitung kegagalan yang dialaminya termasuk soal pendidikan

Editor: Hendra
Terkini.id
Jack Ma, Chairman Alibaba Group 

Jumlah pekerjaan yang dilamar ketika itu diceritakan mencapai 30, lagi-lagi tak ada yang tembus.

"Saya bahkan melamar di KFC. Saat itu ada 24 orang yang melamar. Dua puluh tiga diterima. Saya adalah satu-satunya pelamar yang ditolak," ungkap Ma.

Meski sering ditolak, tetap saja Ma merasa sedih tiap mendapat penolakan. Tapi dia maju terus. 

"Tentu saja, Anda tidak senang ketika orang mengatakan 'tidak'. Jadi coba tidur dulu, bangun, dan coba lagi. Jangan pernah menyarah," kata Ma.

Baru kenal internet setelah ditodong pistol

Setelah berbagai penolakan, Ma akhirnya bekerja sebagai guru bahasa Inggris di salah satu universitas lokal. Profesi ini dia jalani selama lima tahun, sebelum mulaiu terjun ke dunia bisnis.

Pada 1994, Ma mencoba peruntungan membangun sebuah agensi penerjemahan bernama Hangzhou Haibo Translation Agency.

Kemudian pada 1995, Ma punya kesempatan untuk berkunjung ke Amerika Serikat. Bukan untuk jalan-jalan, melainkan membantu salah satu perusahaan China menagih hutang pada seorang pebisnis AS.

Di sinilah awal mula titik balik kehidupan Ma. Misi menagih hutang tersebut gagal total. 

Pebisnis AS itu tak mau membayar hutang dan malah menodongkan pistol serta mengurung Ma di dalam rumah selama dua hari.

Setelah kejadian mencekam itu, ia pergi bertemu dengan temannya di kota Seattle. Di sinilah Ma mulai kenal dengan internet. Ketika itu Ma merasa langsung jatuh cinta dengan internet.

Kata kunci pertama ia cari di mesin pencarian Yahoo ketika itu ialah "beer" dan "China". Namun, hasilnya nihil. Ma terkejut karena pencarian dengan kata kunci "China" tak menghasilkan informasi apapun dari kampung halamannya.

Akhirnya, Ma bertekad untuk membuat perusahaan internet pertama di China. Padahal Ma sendiri juga sebenarnya gaptek. Dia tak bisa mengoperasikan komputer, apalagi soal menulis kode untuk membangun situs.

"Saya tidak tahu apa-apa tentang komputer. Yang saya tahu tentang komputer adalah cara mengirim dan menerima e-mail, serta browsing," ungkap Ma pada 2014 silam, sebagaimana dihimpun KompasTekno dari Forbes.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved