Breaking News:

Berita Belitung Timur

Manfaatkan Lahan Bekas Tambang, BUMDes Maju Bersama Burong Mandi Panen Berbagai Tanaman Pangan

Dalam rangka mendukung kemandirian ekonomi masyarakat melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes),  PT Timah Tbk bekerja sama dengan Pihak BUMDes Maju Ber

Penulis: Bryan Bimantoro | Editor: Fery Laskari
istimewa
Suasana panen tanaman di BUMDes Maju Bersama Burong Mandi, Senin (30/8/2021). (Ist/PT Timah) 

POSBELITUNG.CO , BELITUNG – Dalam rangka mendukung kemandirian ekonomi masyarakat melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes),  PT Timah Tbk bekerja sama dengan Pihak BUMDes Maju Bersama, Desa Burong Mandi, Kabupaten Belitung Timur (Beltim) memanfaatkan lahan bekas tambang untuk menanam tanaman pangan.

Kerja sama pengelolaan lahan bekas tambang ini telah membuah hasil, di mana BUMDes Maju Bersama Desa Burong Mandi telah berhasil panen ratusan kilogram berbagai tanaman pangan. 

Direktur BUMDes Maju Bersama Desa Burung Mandi Nurdin mengatakan adapun hasil tanaman dan buah yang dipanen seperti buah semangka, jagung, melon, cabai, bawang merah, terong dan lain-lainnya.

Menurutnya hasil panen semangka mencapai 1 ton lebih, jagung hampir 500 kilogram namun belum semua dipanen, melon baru sekitar 30 kilogram, bawang merah sekitar 50 kilo dan masih ada yang belum dipanen.

"Aktivitas Bumdes ini membantu masyarakat, pasalnya tenaga kerjapun dari masyarakat sekitar," katanya seperti dalam rilis PT Timah, Senin (30/8/2021).

Nurdin menyebutkan, tenaga kerja yang ada diperkebunan ada tujuh orang memanfaatkan lahan sekitar dua hektar itu  menjadi kawasan perkebunan pertanian terpadu yang mengggunakan tenaga kerja lokal. 

"Manfaat Program PPM ini sungguh terasa, sebab kawan-kawan yang ada dalam itu menggantungkan perekonomian berdasarkan hasil lahan itu lah," jelasnya.

Menurutnya, saat ini pengelolaan lahan ini bukan hanya sekadar pekerjaan sampingan melainkan sudah menjadi pekerjaan utama. 

"Untuk sayur-sayuran kan di bawa masyarakat sekitar sini ke pasar, dan itukan ada ujungnya untuk mereka meskipun hanya Rp2 ribu misalnya," sebutnya.

Kemudian kata dia, apabila hasil panen itu dijual ke masyarakat sekitar secara otomatis harga tidak akan sama seperti harga dari pasar, tentunya hal itu sangat meringankan masyarakat sekitar.

Ia berharap, kedepan  akan semakin banyak masyarakat yang ingin jadi petani di lahan itu, maka petani yang ada saat ini akan dibuatkan kebun atau dijadikan petani mandiri, namun masih dalam dibawah naungan Bumdes.

"Untuk edukasi minat masyarakat untuk berkebun, dan memanfaatkan lahan yang ada," terangnya.

Program CSR PT Timah Tbk, dalam hal ini Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM), PT Timah melalui UPTP Batu Besi memberdayakan masyarakat sekitar tambang. 

Tidak hanya melakukan pemberdayaan, PT Timah juga memberikan pendampingan, pelatihan, bantuan sarana dan prasarana bagi BUMDes untuk mengembangkan kawasan pertanian terpadu ini.(Posbelitung.co/Rilis/BryanBimantoro)

Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved