Breaking News:

Berita Belitung

Sanem Sampaikan Raperda APBD 2021, Sektor Kesehatan Naik Jadi 29 Persen  

Bupati Belitung, Sahani Saleh menyampaikan rancangan peraturan daerah (Raperda) tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan Kabupa

Penulis: Suharli | Editor: Fery Laskari
posbelitung.co
Bupati Belitung Sahani Saleh saat menyampaikan Raperda tentang APBD Perubahan dalam  Rapat Paripurna di Gedung DPRD Belitung.Senin (30/8/2021).(Posbelitung/Suharli) 

POSBELITUNG.CO , BELITUNG - Bupati Belitung, Sahani Saleh (Sanem) menyampaikan rancangan peraturan daerah (Raperda) tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan Kabupaten Belitung, Tahun Anggaran 2021. Hal itu disampaikan Sahani Saleh dalam Rapat Paripurna DPRD, bertempat di Gedung DPRD Belitung, Senin (30/8/2021).

Ditemui usai mengikuti paripurna tersebut, Sahani Saleh menyampaikan ada beberapa perubahan, khususnya perubahan anggaran paling besar adalah disektor kesehatan.

"Jadi (sektor kesehatan -red) yang semulanya 10 persen menjadi 29 persen, itu yang paling tinggi. Disisi lain perubahan anggaran ini memprioritaskan penanganan Covid-19, dan dampaknya," ujarnya kepada Posbelitung.co, Senin (30/8/2021).

Dia menjelaskan, dampak yang dimaksut adalah, bagaimana mengalokasi anggaran kesektor-sektor berkenaan ekonomi seperti perikanan, pertanian dan UMKM serta pariwistaa yang ada di Belitung.

"Dari pendapatan ada pengurangan sedikit, terutama dari pendapatan pariwista toral turun, sedangkan yang lain ada yang naok ada pula yang tetap," ujarnya.

Dia menyampaikan pendapatan yang naik diantaranya dari sektor retribusi pajak, perikanan dan pertanian.

Berdasarkan target yang telah ditetapkan dalam APBD Tahun Anggaran 2021, realisasi pendapatan daerah pada semester pertama, bahwa realisasi pendapatan daerah secara keseluruhan pada semester pertama telah tercapai sebesar Rp416.762.645.241,78.

Sedangkan, pendapatan asli daerah sampai semester pertama telah mencapai realisasi sebesar Rp65.801.938.097.77.

Kemudian, pendapatan transfer secara kuantitatif realisasinya mencapai sebesar Rp350.956.123.178,01 dan pendapatan daerah yang sah sampai semester pertama baru terealisasi sebesar Rp4.583.966.

Pada Tahun Anggaran 2021 ini juga telah terjadi refocussing anggaran dan penyesuaian pendapatan, khususnya yang bersumber dari dana transfer pusat.

Seluruh provinsi, kabupaten/kota di Indonesia mengalami pemotongan dana alokasi umum (DAU) sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan Nomor: 17/PMK.07/2021, yang mana Dana Alokasi Umum Kabupaten Belitung mengalami penyesuaian dari Rp468.342.798.000 menjadi Rp453.343.018.000 atau berkurang Rp14.999.780.000,-.

Dia menyamapaikan memperhatikan capaian realisasi Semester Pertama Tahun Anggaran 2021, proyeksi pendapatan daerah sebagaimana yang ditetapkan dalam Peraturan Daerah Nomor 6 Tahun 2020 tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja  Daerah Tahun Anggaran 2021 yaitu sebesar Rp964.938.538.517,-

Maka dalam rancangan perubahan APBD ini dilakukan penyesuaian target pendapatan menjadi Rp964.061.563.400 atau atau mengalami penurunan sebesar Rp876.975.117. (Posbelitung.co/Suharli) 

Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved