Breaking News:

Virus Corona di Bangka Belitung

Demam Setelah Disuntik Vaksin Moderna, Begini Penjelasan Kabid P2P Dinkes Belitung  

Vaksin Moderna bagi masyarakat umum telah disuntikkan pada sejumlah sasaran. Setelah penyuntikan Moderna, efek samping yang terjadi pada penerima pun

Penulis: Adelina Nurmalitasari | Editor: Fery Laskari
istimewa
Vaksinasi Covid-19 kepada masyarakat Belitung beberapa waktu lalu. (IST/Dok Dinkes Belitung) 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Vaksin Moderna bagi masyarakat umum telah disuntikkan pada sejumlah sasaran. Setelah penyuntikan Moderna, efek samping yang terjadi pada penerima pun beragam, seperti demam dan nyeri pada area sekitar suntikan. 

"Jadi dari vaksinasi yang dilakukan relatif aman, tidak ada kasus, kecuali ada yang alergi. Sepanjang sasaran tidak alergi dan komorbid, itu aman. Memang ada demam dan sakit di area sekitar suntikan, tapi karena efek vaksin terhadap orang berbeda-beda," kata Kabid Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Belitung Joko Sarjono, Kamis (2/9/2021). 

Menurutnya, efek seperti itu sebenarnya sama dengan pemberian vaksin tertentu, seperti vaksin DPT (difteri, pertusis, tetanus). Apalagi, vaksin moderna memiliki ciri khas berbeda karena efikasinya 94 persen. Efek samping demam setelah suntikan merupakan proses kerja untuk membentuk antibodi.

Kejadian ikutan pasca imunisasi (KIPI) vaksin Moderna, lanjut Joko, memang berbeda dengan vaksin lain, seperti Sinovac yang cenderung lebih ringan. Juga berbeda dengan Astra Zeneca. Namun, efek samping penyuntikan vaksin pada tiap orang berbeda-beda. 

"Gejala itu antar orang berbeda. Ada yang demam dan sakit di area sekitar suntikan, ada yang sakit area lengan saja, ada yang tidak merasakan efek apa-apa. Tergantung stamina seseorang. Tapi rata-rata setelah kami suntikan tidak apa-apa," jelasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Kabupaten Belitung menerima 630 vial atau 8.820 dosis vaksin Moderna yang diperuntukkan bagi masyarakat. Vaksin yang tersedia dibagi dua, untuk dua kali penyuntikan. 

Joko menjelaskan, sebanyak 4.410 dosis untuk penyuntikan dosis pertama telah disuntikkan kepada masyarakat. Terakhir vaksinasi Covid-19 menggunakan Moderna dilakukan di Puskesmas Simpang Rusa, Kecamatan Membalong. 

"Karena ternyata di lapangan, penerimaan masyarakat terhadap varian vaksin berbeda. Kalau di daerah Simpang Rusa ini banyak yang tidak mau (vaksin Moderna) karena efek demamnya," ucap dia. 

"Kalau Sinovac boleh dikatakan tanpa efek sehingga lebih dipilih masyarakat walaupun efikasinya rendah (65,3 persen). Maka perlu edukasi ke masyarakat," kata Joko. (Posbelitung.co/Adelina Nurmalitasari) 

Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved