Breaking News:

Advertorial

PLN Babel Sambung 29.794.000 VA Kepada 102 Pelanggan Premium dari Januari hingga Agustus 2021

PLN Unit Induk Wilayah Bangka Belitung sejak Januari hingga Agustus 2021 telah menyambungkan aliran listrik sebesar 29.79

Editor: nurhayati
Ist/Pandhu
PLN Unit Induk Wilayah Bangka Belitung sejak Januari hingga Agustus 2021 telah menyambungkan aliran listrik sebesar 29.794.000 VA kepada 102 pelanggan yang dilayani dengan layanan premium di Negeri Laskar Pelangi. 

POSBELITUNG.CO -- PLN Unit Induk Wilayah Bangka Belitung sejak Januari hingga Agustus 2021 telah menyambungkan aliran listrik sebesar 29.794.000 VA kepada 102 pelanggan yang dilayani dengan layanan premium di Negeri Laskar Pelangi tersebut.

"Dari 102 pelanggan premium yang disambungkan ini, ada yang merupakan sambung baru dan ada juga yang tambah daya mulai dari 6,6 kVa hingga 2.770 kVA," kata General Manager PLN UIW Bangka Belitung, Amris Adnan, Rabu (01/09).

Rata-rata yang melakukan sambung baru dan tambah daya ini merupakan perusahaan yang bergerak di bidang industri, telekomunikasi hingga tambak udang.

Untuk penyalaan pada Januari dilakukan kepada 15 pelanggan dengan total daya sebesar 2.576 kVA. Selanjutnya untuk penyalaan pada Februari dengan total daya sebesar 3.242 KVA kepada 11 pelanggan.

Sedangkan untuk penyalaan pada Maret sebesar 1.757 KVA kepada 15 pelanggan, bulan April sebesar 5.213 KVA kepada 17 pelanggan, bulan Mei sebesar 3.532 KVA kepada 10 pelanggan, Juni sebesar 3.665 KVA kepada 12 pelanggan, Juli sebesar 5.980 KVA kepada 13 pelanggan dan Agustus sebesar 3.829 KV kepada 9 pelanggan.

"Dari 102 pelanggan yang melakukan sambung baru maupun tambah daya ini, yang paling kecil melakukan sambung daya sebesar 6,6 KVA dan yang paling besar yaitu 2.770 KVA," kata Amris.

Dikatakannya, untuk bulan September ini direncanakan akan ada penyambungan daya sebesar 9.666 KVA kepada 17 pelanggan.

"Diperkirakan permintaan sambung baru maupun tambah daya ini akan terus bertambah hingga Desember 2021 dengan total daya belasan hingga puluhan ribu KVA," ungkap Amris.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved