Breaking News:

Berita Belitung Timur

Sosialisasi Pembangunan Pertashop oleh PT Pertamina, Solusi Kelangkaan BBM di Belitung Timur

Bupati Belitung Timur Burhanudin membuka sosialisasi pembangunan tempat pengisian bahan bakar minyak Pertashop di desa

Penulis: Bryan Bimantoro | Editor: Khamelia
(Posbelitung.co/BryanBimantoro)
Putra daerah Belitung Edi Kodri yang memfasilitasi sosialisasi Pertashop PT Pertamina ke Pemkab Beltim, Kamis (2/9/2021). 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Bupati Belitung Timur Burhanudin membuka sosialisasi pembangunan tempat pengisian bahan bakar minyak Pertashop di desa dan BUMDes seluruh Belitung Timur, Kamis (2/9/2021) di Ruang Rapat Bupati secara virtual bersama pihak penyedia selaku mitra PT Pertamina.

Sosialisasi ini digelar sebagai upaya memberikan solusi atas terjadinya kelangkaan BBM di pelosok-pelosok desa. Karena menurutnya jarak antara SPBU dengan desa-desa di pelosok Belitung Timur sangat jauh sehingga butuh adanya jalan tengah.

Burhanudin berharap ketersediaan bahan bakar hingga pelosok desa akan memudahkan aktifitas masyarakat Belitung Timur yang sering terkendala pasokan. Dari 39 desa dia akan lihat titik-titik mana yang bisa dibangun Pertashop.

"Pertashop menjadi salah satu peluang usaha yang dapat menghasilkan PADes apabila dikelola dengan baik. Setelah itu bisa dimanfatkan BUMDes sebagai income bagi pendapatan desa dan lapangan pekerjaan masyarakat dan memenuhi kebutuhan masyarakat akan bahan bakar," harap Aan.

Sementara itu, Edi Kodri selaku pengusaha asal Belitung yang memfasilitasi pertemuan tersebut mengatakan kelangkaan BBM di Pulau Belitung merupakan masalah klasik setiap tahunnya. Karenanya, Edi Kodri yang mengetahui kabar PT Pertamina membuka peluang pembangunan pertashop melalui pihak penyedia meminta agar pertashop juga bisa hadir di Pulau Belitung.

"Ini bisa mengatasi pulau Belitung yang sangat sering mengalami kelangkaan minyak. Alhamdulilah dengan hubungan baik, salah satunya dengan PT Langgeng Karya Tehknik yang resmi ditunjuk Pertamina untuk tahap pertama," jelas Edi Kodri.

Dikatakannya, ada sebanyak 112.000 titik yang rencananya akan dibangun di Indonesia. Targetnya adalah menjangkau hingga pelosok yang selama ini kesulitan memperoleh BBM.

"Alhamdulillah, saya sebagai putra daerah minta bantuan dan diterima. Saya sudah ketemu dengan Bupati dan mereka (penyedia) mau cepat. Insyaallah akan segera berjalan," kata Edi.

Edi juga mendorong Bumdes dan Desa mengambil peluang pembangunan pertashop ini. Dari sisi bisnis, tentu akan menjadi PADes sedangkan masyarakat akan sangat terbantu mendapatkan BBM dengan harga sama seperti SPBU.

"Tolong manfaatkan peluang ini, semoga kedepan lebih baik. Maunya satu desa, satu pertashop tapi kembali ke kemampuan desa. Kami targetkan minimal 20 titik, baik Belitung Timur maupun Belitung," tutup Edi. (Posbelitung.co/BryanBimantoro)

Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved