Breaking News:

Virus Corona di Bangka Belitung

Hari ini 43 Orang di Belitung Timur Sembuh Covid-19, 452 Kasus Aktif, dan 76 Kematian

Sampai Minggu (5/9/2021) sudah ada 4.579 orang terpapar covid-19 di Belitung Timur. Angka positif tersebut menjadi urutan ke-6 terbanyak dari tujuh

Penulis: Bryan Bimantoro | Editor: Khamelia
Istimewa/M Hidayat
Sejumlah warga yang menjalani isolasi di Isoter Kelapa Kampit saat sedang berjemur pagi. 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Sampai Minggu (5/9/2021) sudah ada 4.579 orang terpapar covid-19 di Belitung Timur. Angka positif tersebut menjadi urutan ke-6 terbanyak dari tujuh daerah di Kepulauan Bangka Belitung.

Walaupun demikian, angka kasus aktifnya menempati urutan ke-4 dengan 452 orang masih diisolasi. Kasus aktif ini bahkan melampaui Belitung yang beberapa waktu lalu sempat tembus seribu kasus aktif dalam sehari yang saat ini berada di kisaran 200an kasus aktif saja.

Kepala Bidang Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana Belitung Timur Supeni mengatakan beberapa hari terakhir penambahan kasus harian menurun di Belitung Timur. Hari ini hanya menambah 18 kasus saja.

Walau demikian, Supeni mengingatkan kewaspadaan dan kepekaan masyarakat harus ditingkatkan supaya penambahan kasus harian ini tetap rendah. Menurutnya salah satu penyebab turunnya kasus harian karena sudah makin banyaknya masyarakat yang sudah divaksinasi. Namun, masyarakat banyak yang terlena karena sudah divaksinasi berarti sudah kebal dari virus ini.

"Padahal bukan demikian. Walaupun sudah divaksinasi dua kali, kita masih bisa terpapar covid-19. Apalagi saat ini varian baru delta sudah menyebar di Pulau Belitung. Varian ini sangat cepat menular, bahkan yang sudah vaksinasi bisa terpapar dan meninggal dunia karena varian ini," kata Supeni, Minggu.

Dia mengatakan pertumbuhan kasus positif masih besar kemungkinan meningkat jika masyarakat tidak taat protokol kesehatan. Dia mengakui memang masyarakat pasti sudah jenuh karena sudah hampir dua tahun berhadapam dengan pandemi.

Namun dia meminta agar sama-sama memerangi covid-19 dengan melakukan upaya masing-masing. Pihaknya sebagai pemerintah melakukan tugasnya mulai dari tracking, tracing, treatment pasien covid-19, hingga mengedukasi. Kemudian masyarakat melakukan perannya yaitu menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

"Alhamdulillaah hari ini kita hanya bertambah 18 kasus positif. Namun, di dalamnya masih tetap didominasi oleh ibu rumah tangga dengan tujuh orang. Hal ini karena klaster keluarga yang belum bisa dikendalikan," katanya.

Lebih jauh Supeni berharap semoga angka penambahan harian yang kecil ini terus bertahan sampai ke depannya diikuti dengan pola hidup masyarakat yang berdasarkan pada protokol kesehatan.

Terpisah, Direktur RSUD Belitung Timur dr Vonny Primasari mengatakan Bed Occupancy Ratio (BOR) di rumah sakitnya saat ini sangat baik yakni di angka 25 persen. Dari 43 kasur perawatan yang tersedia, saat ini RSUD Belitung Timur sedang merawat 11 pasien covid-19 dengan empat di antaranya bergejala berat.

"Alhamdulillaah tren pasien yang dirawat menurun dalam minggu ini. Tingkat kematian juga menurun. Semoga keadaan ini terus membaik ke depannya supaya kehidupan kita bisa normal kembali," harap dr Vonny.

Dia mengatakan hari ini sendiri ada dua pasien yang meninggal dunia karena covid-19, namun salah satunya meninggal saat isolasi mandiri. Jadi untuk total kasus kematian di Belitung Timur hingga saat ini adalah 76 orang. (Posbelitung.co/BryanBimantoro)

Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved