Breaking News:

Dialog Ruang Kita

Gunakan Obat Harus Sesuai Indikasi dan Dosis, Salah Penggunaan Obat Malah Bisa Jadi Racun

Obat sebetulnya racun apabila dikonsumsi tak tepat orangnya, dosis, dan indikasi. Misalnya ketika pusing tapi minum obat lambung, tidak tepat indikasi

Penulis: Adelina Nurmalitasari | Editor: Eltjandring
Posbelitung.co/Disa Aryandi
Dialog Ruang Kita Pos Belitung bersama Kepala Loka POM Belitung Singgih Prabowo Adi, Senin (6/9/2021). 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Obat sebetulnya racun apabila dikonsumsi tidak tepat orangnya, dosis, dan indikasi. Misalnya ketika pusing tapi minum obat lambung, tidak tepat indikasi.

Konsumsi obat yang tidak tepat justru bisa menjadi racun bagi tubuh.

Begitulah yang disampaikan Kepala Loka Pengawas Obat dan Makanan (Loka POM) Belitung Singgih Prabowo Adi dalam program Dialog Ruang Kita, Senin (6/9/2021).

"Beberapa kasus orang mengonsumsi obat dengan penerawangan sendiri tapi justru mendapatkan efek samping, itu yang kita sebut bijak menggunakan obat," katanya, dalam acara bertajuk Yuk, Bijak Menggunakan Obat itu.

Dia menjelaskan, konsumsi obat harus dalam dosis yang sesuai serta mengetahui masalah kesehatan yang terjadi. Sehingga, konsumsi obat tidak bisa dilakukan secara sembarangan. Bisa dengan konsultasi kepada apoteker atau berdasarkan resep dokter.

Menurut Singgih, sebenarnya ketika mengalami masalah kesehatan tidak serta merta harus mengonsumsi obat. Tapi bisa dengan memperbaiki pola makan atau istirahat yang cukup.

Namun jika harus mengonsumsi obat, maka dalam membeli obat-obatan yang diperlukan harus sesuai indikasi.

"Masyarakat tidak boleh pintar  sendiri, karena berkembangnya media massa dan internet, sangat disayangkan masyarakat mencari sendiri, padahal banyak tempat untuk bertanya, tenaga kesehatan seperti apoteker, bidan, dan tentunya dokter," jelasnya.

Membeli obat juga harus dilakukan di tempat yang resmi seperti toko obat dan apotek. Selain itu memerhatikan logo pada kemasan obat.

Ia menjelaskan, ada yang warna hijau yakni obat bebas yang bisa didapatkan tanpa resep dokter. Biasanya obat jenis ini terdapat pada obat-obat demam. Ada juga obat berlogo biru yakni obat bebas terbatas.

Halaman
12
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved