Breaking News:

Berita Belitung

Harga Ayam di Belitung Tembus 50 Ribu Rupiah Per Kg, Peternak Ungkap Penyebabnya

Stok ayam dari peternak kurang, harga ayam di Pasar Tanjungpandan tembus Rp50.000 per kilogram sejak tiga hari ini.

Penulis: Suharli | Editor: Eltjandring
posbelitung/suharli
Pedagang daging ayam di Pasar Tradisional Tanjungpandan Baharun (75) saat melayani pembeli. Senin (6/9/2021). 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Stok ayam dari peternak kurang, harga ayam di Pasar Tanjungpandan tembus Rp50.000 per kilogram sejak tiga hari ini.

Satu di antara pedagang daging ayam di Pasar Tradisional Tanjungpandan Baharun (75) menyampaikan saat harga ayam anjlok beberapa waktu lalu, banyak peternak yang enggan memelihara ayam lagi.

"Peternak sini, kalau cuman ngehidupin 200-300 ekor ayam tidak mau lagi, karena hitungannya sudah rugi mereka. Tapi kalau harga sudah naik lagi mungkin barulah mereka mau ternak lagi," ujarnya kepada posbelitung.co, Senin (6/9/2021).

Dia memprediksi harga akan turun sekitar tiga hari kedepan, hal itu berkenaan ayam potong beku dari pulau Bangka sudah mulai tiba di Belitung, untuk ayam beku dijual sekitar harga Rp48.000 per kilogram.

Peternak sekaligus pedagang yang juga berjualan di Pasar Tanjungpandan yakni Andri (31) kisaran harga ayam saat ini mulai Rp45.000-Rp50.000 per kilogram.

Kenaikan harga ayam, menurutnya cukup cepat yang umumnya perdua minggu naik, saat kondisi sekarang pertiga hari harga ayam naik, hingga saat ini tembus diangka Rp50.000.

"Sekitar tiga minggu lalu harga sempat diangka Rp33.000-34.000 perkilogram, di harga peternak saat itu sekitar Rp20.000-Rp22.000 perkilogram. Jadi saat itu banyak peternak tidak meneruskan usahanya, karena berdasarkan hitungan peternak rugi," jelasnya.

Kenaikan harga pakan dan bibit DOC menurutnya membuat penternak kecil enggan melanjutkan usahanya, karena resiko ruginya cukup besar, dan modal tinggi.

"Harga pakan sekadang tembus diharga Rp450ribu perkarung 50 kilogram, Sedangkan harga bibit tergantung kualitas yakni mulai Rp9000-Rp11.000 perekor," ujarnya.

Dia menjelaskan ada jeda sekitar satu bulan sebagian peternak tidak mengisi kandang ayamnya.
"Kalau sekarang sudah mulai ngisi lagi anak ayam umur lima hari, itu pun terbantu karena ada bantuan pengajuan oleh Dinas UMKM, kalau pakai modal dari hasil ternak sebelumnya tidak cukup," ujarnya.

Sedangkan harga saat ini menurutnya, perkilogram ayam hidup yang diambil dari peternak kisaran Rp30.000-32.000 perkilogram.

"Harapan dari perternak kecil agar harga anak ayam atau DOC serta pakan ayam agar turun," ucapnya.

(posbelitung.co/suharli)

Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved