Breaking News:

Berita Belitung

Peternak Ayam Pedaging di Belitung Mengaku Jera Beternak, Kenaikan Harga Pakan Bikin Merugi

Peternak ayam di Belitung mengeluhkan harga pakan yang terus melambung. Kenaikan harga pakan tidak seiring harja jual ayam.

Penulis: Suharli | Editor: Eltjandring
posbelitung/suharli
Pekerja di kandang ayam milik Indra Budiman yang bwrlokasi di Desa Air Batu Buding, Kecamatan Badau, Belitung, menunjukan ayam yang berusia tiga minggu, Senin (6/9/2021) 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Peternak ayam di Belitung mengeluhkan harga pakan yang terus melambung. Kenaikan harga pakan tidak seiring harja jual ayam.

Indra Budiman satu di antara peternak ayam yang berlokasi di Desa Air Batu Buding, Kecamatan Badau, Belitung mengaku harga ayam beberapa pekan lalu dari peternak berkisar Rp22.000 per kilogram hidup barulah pada pekan ini ada kenaikan menjadi Rp27.000 per kilogram hidup

"Harga ayam sempat anjlok beberapa pekan lalu, kalau sekarang agak lumayan sudah ada kenaikan. Kalau harga jual Rp22.000-Rp23.000 per kilorgam hidup ayam jangan pikir untung bisa ngemin bahkan, kalau ayam bagus mungkin bisa untung tipis," jelasnya.

Faktor utama anjloknya harga ayam, menurut penternak ayam yang sudah merintis usahanya pada 2004 silam itu adalah kenaikan pakan yang menyentuh harga Rp445.000 perkarung 50 kilogram,
yang mana harga sebelumnya di bawah Rp400.000 per karung.

Dia menjelaskan kebutuhan per 1000 ekor ayam hingga siap jual, peternak harus menyediakan pakan sekitar 65-70 karung.

Baca juga: Harga Ayam di Belitung Tembus 50 Ribu Rupiah Per Kg, Peternak Ungkap Penyebabnya

Dia mengaku sebenarnya ada pakan alternatif, namu jumlah juga terbatas dan itu pun tidak bisa diperjual belikan.

"Karena 75 persen dari biaya ternak ayam ini adalah pakan," ujarnya.

Dia mengatakan bantuan dari dinas terkait memang ada, namun jumlahnya terbatas, dan hanya untuk kelompok-kelompok kecil saja.

"Tapi itu kan hanya berapa persen, sangat tidak mencukupi mengatasi permasalahan pakan yang ada," ujarnya.

Dia mengatakan kalau harga ayam stabil, hasilnya sebenarnya juga lumayan, cuman dia berpendapat bila ada peternak kelas Perusahaan yang bermain ayam tentunya akan bermain harga.

"Ketika mereka panen harganya diturunkan oleh mereka, karena misal gede tidak terpengaruh, dampaknya mungkin sekali dua kali tidak masalah bagi peternak kecilnya tapi selanjut peternak kecil tidak akan melanjutkan lagi ternaknya, jerak kalau kata orang Belitung, karena terus-terusan rugi," bebernya.

(posbelitung.co/suharli)

Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved