Suami Cekcok dengan Mertua, Sang Istri Pulang dari Pasar Jadi Sasaran Amukan

Pelaku yang emosi kemudian memukuli istrinya menggunakan senter sehingga korban menderita luka cukup parah di kepala.

Penulis: tidakada008 | Editor: Jaryanto
TribunKaltim
Ilustrasi penganiayaan. 

POSBELITUNG.CO, LAMONGAN - Kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) terjadi di Desa Lopang, Kecamatan Kembangbahu, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur.

Seorang suami bernama Rais (37) nekat menganiaya istrinya, Kartini (50), istrinya.

Baca juga: Jangan Takut Tidak Kebagian, Stok Vaksin Covid-19 Tersedia dalam Berbagai Merek

Baca juga: Ini Dia 5 Drama Korea yang Tayang di Bulan September, Lengkap dengan Daftar Pemain dan Sinopsis!

Peristiwa dipicu keributan antara pelaku dengan dengan sang mertua.

Pelaku yang emosi kemudian memukuli istrinya menggunakan senter sehingga korban menderita luka cukup parah di kepala.

"Tersangka semula ribut dengan mertuanya, dan berkembang cekcok dengan istrinya, sampai terjadi penganiayaan," kata Kasi Humas Polres Lamongan Iptu Jinanto, Sabtu (4/9/2021).

Terungkap, sekitar pukul 05.30 WIB saat korban pulang dari pasar, bertemu dengan suaminya, Rais.

Baca juga: Yang Ngaku Sultan Minggir, Ini Orang Terkaya Hartanya Rp300 Triliun Hidup Sederhana Tak Pernah Pamer

Baca juga: Ganteng Tapi Jomblo, Nih Pria Tukang Sapu Jalan di Jakarta, Modal Cinta Nikahi Bule Cantik Austria

Di depan rumah itu, Rais dengan serta merta melontarkan ucapan, " Pulang sana, mengapa ibumu (mertua, red) marah-marah pada aku," tandas Rais seperti ditirukan Kartini.

Kartini tidak menimpali ocehan Rais dan memilih masuk rumah sembari membawa masuk barang belanjaannya. Ia menanyakan duduk masalahnya pada ibunya.

Baca juga: Pasien Covid-19 di RSUD Marsidi Judono Turun, Satu Lagi Ruang Isolasi Bakal Dinonaktifkan

Baca juga: Wisatawan Mulai Serbu Yogyakarta di Akhir Pekan, Perdagangan Belum Ramai

Rais ikut masuk rumah dan mendekati Kartini dan keduanya kembali terlibat cekcok.

Sekitar pukul 07.00 WIB, Rais pergi keluar rumah.

Baca juga: Tak Mau Diajak ke Ranjang, Suami Habisi Nyawa Istri, Tak Terima Alasan Lagi M sampai Minta Cerai

Baca juga: Taliban Marah dengan Amerika, Tak Terima Pesawat dan Helikopter Dipereteli, Rebut 48 yang Tersisa

Lantaran tak ingin berkepanjangan, Kartini turut mengejar suaminya dengan mengendarai motor dan memintanya agar tidak meninggalkan rumah.

Persis di depan Mi Miftahul Huda, tak jauh dari rumah Kartini, kemarahan Rais tidak bisa diredam.

Serta merta Rais memukul korban menggunakan senter yang sedang dibawanya.

"Kepala saya sampai luka robek dan mengeluarkan darah, " ungkap Kartini kepada polisi.

Tak terima dengan ulah suaminya, korban melaporkan kejadian yang dialaminya ke Polsek Kemnangbahu.

Baca juga: Rusia Tak Minat Kerjasama dengan Taliban, Putin Sindir AS 20 Tahun Perang Rugi 1,5 Triliun US Dollar

Baca juga: Lelang Celana Dalam Michael Jordan, Unik Harganya Kalah Jauh dengan Harga Celana Dalam Dinar Candy

Kasus kekerasan dalam rumah tangga ini sedang dalam penanganan polisi. Dan terhadap pelaku dijerat Pasal 44 ayat (1) atau ayat (4) Undang-Undang RI nomor 23 Tahun 2004.

"Ya tentang kekerasan dalam rumah tangga," ucap Jinanto. (*)

Artikel ini telah tayang di TribunJatim.com berjudul "Suami di Lamongan Pukul Kepala Istri Pakai Lampu Senter, Butut Ribut dengan Mertua"

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved