Breaking News:

Penemuan Mayat

Diperkirakan Sudah 72 Jam Meninggal, Begini Hasil Pemeriksaan Dokter pada Mayat Ditemukan Mengapung

Hasil pemeriksaan luar dokter Instalasi Pemulasaraan Jenazah RSUD Marsidi Judono, jenazah AM (16) sudah menggelembung, kulit ari mengelupas.

Penulis: Dede Suhendar | Editor: Eltjandring
posbelitung.co /dede s
Tim Inafis Satreskrim Polres Belitung dibantu warga mengevakuasi jenazah mengapung di pantai Teluk Limau, Dusun Mekar Jaya, Desa Tanjung Tinggi, Kecamatan Sijuk, Kabupaten Belitung pada Selasa (7/9/2021). 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Berdasarkan hasil pemeriksaan luar dokter Instalasi Pemulasaraan Jenazah RSUD Marsidi Judono, jenazah AM (16) sudah menggelembung, kulit ari mengelupas dan marbling sign.

Mayat remaja laki-laki ini ditemukan mengapung di Pantai Teluk Limau, Desa Tanjung Tinggi, Kecamatan Tanjungpandan, Kabupaten Belitung.

Sedangkan perkiraan waktu kematian sekitar 72 jam semenjak jenazah tiba di RSUD pukul 20.00 WIB.

Dikarenakan waktu kematian sudah 72 jam, dokter sulit menentukan luka benda tumpul dan luka benda tajam tidak ditemukan.

"Ciri khusus terdapat tato motif di tangan kiri dan di bagian dalamnya juga ada tato motif berlian," ujar Kepala Instalasi Pemulasaraan Jenazah RSUD Marsidi Judono dr Gunawan Natakurrahman kepada posbelitung.co.

Kepala Instalasi Pemulasaraan Jenazah RSUD Marsidi Judono, dr Gunawan Narakurrahman.
Kepala Instalasi Pemulasaraan Jenazah RSUD Marsidi Judono, dr Gunawan Narakurrahman. (Pos belitung)

Sebelumnya jenazah AM ditemukan warga dalam kondisi mengapung di perairan Pantai Teluk Limau, Desa Tanjung Tinggi, Kecamatan Sijuk, Kabupaten Belitung pada sore hari.

Jenazah berhasil dievakuasi Tim Inafis Satreskrim Polres Belitung dibantu warga setempat dan dibawa ke RSUD Marsidi Judono.

Belum diketahui penyebab pasti kematian korban hingga ditemukan meninggal dunia di laut.

Pergi Sejak Hari Minggu

Sebelumnya mayat laki-laki tersebut diketahui sebagai AM (16) warga Jalan Pemuda, Desa Air Raya, Kecamatan Tanjungpandan setelah seorang kakek bernama Saderi (73) mengenali korban sebagai cucunya.

Halaman
1234
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved