Breaking News:

Hasil Pemeriksaan Luar Jenazah Mengapung di Laut, Waktu Kematian Sekitar 72 Jam

Dikarenakan waktu kematian sudah 72 jam, dokter sulit menentukan luka benda tumpul dan luka benda tajam tidak ditemukan.

Penulis: Dede Suhendar | Editor: Tedja Pramana
Hasil Pemeriksaan Luar Jenazah Mengapung di Laut, Waktu Kematian Sekitar 72 Jam
Pos belitung
Kepala Instalasi Pemulasaraan Jenazah RSUD Marsidi Judono, dr Gunawan Narakurrahman.

POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Jenazah AM (17) yang ditemukan mengapung di Pantai Teluk Limau, Desa Tanjung Tinggi, Kecamatan Tanjungpandan, Kabupaten Belitung dalam kondisi menggelembung, kulit ari mengelupas dan marbling sign.

Berdasarkan hasil pemeriksaan luar dokter Instalasi Pemulasaraan Jenazah RSUD Marsidi Judono, perkiraan waktu kematian sekitar 72 jam semenjak jenazah tiba di RSUD pukul 20.00 WIB.

Dikarenakan waktu kematian sudah 72 jam, dokter sulit menentukan luka benda tumpul dan luka benda tajam tidak ditemukan.

"Ciri khusus terdapat tato motif di tangan kiri dan di bagian dalamnya juga ada tato motif berlian," ujar Kepala Instalasi Pemulasaraan Jenazah RSUD Marsidi Judono, dr Gunawan Natakurrahman kepada posbelitung.co, Selasa (7/9/2021).

Sebelumnya jenazah AM ditemukan warga dalam kondisi mengapung di perairan Pantai Teluk Limau, Desa Tanjung Tinggi, Kecamatan Sijuk, Kabupaten Belitung pada sore hari.

Jenazah berhasil dievakuasi Tim Inafis Satreskrim Polres Belitung dibantu warga setempat dan dibawa ke RSUD Marsidi Judono.

Belum diketahui penyebab pasti kematian korban hingga ditemukan meninggal dunia di laut.

Namun kakek korban Saderi memiliki firasat bahwa cucunya sudah meninggal dunia karena tidak pulang semenjak pergi pada Minggu malam lalu. (*)

Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved