Breaking News:

Berita Belitung Timur

Atap SDN 5 Dendang Ditutup Pakai Terpal, Komisi III DPRD Belitung Timur Prihatin

Jafri mengatakan ada satu sekolah yang membuatnya prihatin yaitu SD Negeri 5 Dendang. Para Wakil Rakyat itu menemukan kondisi sekolah rusak berat.

Penulis: Bryan Bimantoro | Editor: Eltjandring
Ist.komisiIIIDPRDBeltim
Jafri saat menunjukkan atap SD 5 Dendang yang ditutup memakai terpal, Rabu (8/9/2021). 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Komisi III DPRD Beltim melakukan kunjungan lapangan untuk melihat secara langsung kondisi dan permasalahan yang dihadapi oleh beberapa fasilitas sekolah yang ada di Kabupaten Belitung Timur, Rabu (8/9/2021).

Hal ini dilaksanakan setelah sehari sebelumnya mendengar permasalahan yang ada pada beberapa unit sarana pendidikan, dalam rapat Pembahasan Rancangan KUA-PPAS Tahun Anggaran 2022 bersama dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Belitung Timur.

Ketua Komisi III DPRD Beltim Jafri mengatakan ada satu sekolah yang membuatnya prihatin yaitu SD Negeri 5 Dendang. Di sana, para Wakil Rakyat itu menemukan kondisi sekolah dalam keadaan rusak berat.

Katanya, kerusakan yang terjadi di antaranya adalah atap sekolah sampai menggunakan terpal sebagai penutupnya.

Selain itu juga terdapat plafon yang sudah lepas dan rusak sehingga dikhawatirkan mengganggu keselamatan anak-anak.

"Kita cukup prihatin dengan kondisi yang terjadi. Alasan dari kepseknya karena atap bocor, kerangka dek kropos, dan sudah lama tidak diganti. Insyaallah kami dari Komisi III akan berupaya mengakomodir permasalahan ini dalam Perencanaan APBD Tahun Anggaran 2022," kata politisi Partai Golkar itu, Rabu.

Jafri bilang ini bentuk kepedulian wakil rakyat agar anak-anak generasi penerus bangsa bisa menjalani proses pendidikan secara baik dengan dukungan sarana dan prasarana yang memadai.

"Semoga kualitas pendidikan di Belitung Timur semakin maju dan berkembang ke depan," kata Jafri.

Selain SD 5 Dendang, rombongan yang terdiri dari Jafri, Wakil Ketua Komisi III Akhiruddin bersama anggota yakni Suparman dan Marwan, serta didampingi dari Perwakilan Dinas Pendidikan Beltim itu juga mengunjungi SMPN 5 Manggar.

Di sana mereka menemukan permasalahan jumlah ruangan belajar yang masih terbatas.

"Disampaikan dari Kepala SMP Negeri 5 Manggar bahwa saat ini sekolahnya memiliki tujuh Rombongan Belajar (Rombel). Namun ruangan yang tersedianya hanya enam unit. Untuk itu masih memerlukan penambahan unit baru dalam upaya memfasilitasi sarana belajar serta mengantisipasi lonjakan saat penerimaan siswa baru nantinya," ujar Jafri.

Rombongan Komisi III kemudian bergeser ke Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) Manggar dan disambut oleh Kepala Sekolah dan Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kemenag Beltim.

Pada kesempatan itu, Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kemenag Beltim Amizan Wardi menyampaikan terkait usulan sarana penunjang seperti meja belajar, ruangan UKS, serta perbaikan atap dan plafon gedung sekolah.

"Terima kasih kepada bapak-bapak dari Lembaga Perwakilan Rakyat yang sudah berkunjungan ke MIN Manggar. Semoga usulan yang kami sampaikan ini dapat terealisasi sehingga dapat memberikan dampak positif dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan bagi anak-anak di Kabupaten Belitung Timur," ujar Mizan.

(Posbelitung.co/BryanBimantoro)

Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved