Breaking News:

Berita Belitung Timur

Disbudpar Beltim Gelar Pra-event Sambut Jelajah Pesona Jalur Rempah 2021

Disbudpar Beltim menggelar pra-event Jelajah Pesona Jalur Rempah 2021 bertajuk 'Workshop Peningkatan Kapasitas Indonesiana dalam Mendukung Event JPJR.

Penulis: Bryan Bimantoro | Editor: Eltjandring
(Posbelitung.co/BryanBimantoro)
Pembukaan Pra-event Workshop Peningkatan Kapasitas Indonesiana dalam Mendukung Event JPJR Belitung Timur 2021, Rabu (8/9/2021) di Auditorium Zahari MZ Manggar. 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Belitung Timur menggelar pra-event Jelajah Pesona Jalur Rempah (JPJR) 2021 bertajuk 'Workshop Peningkatan Kapasitas Indonesiana dalam Mendukung Event JPJR Belitung Timur 2021'.

Workshop diikuti oleh guru-guru sejarah, komunitas budaya, serta pelaku dan pemerhati seni budaya mulai hari ini Rabu (8/9/2021) hingga Sabtu (11/9/2021) di Auditorium Zahari MZ Manggar.

Ditemui di sela acara, Kadisbudpar Beltim Evi Nardi mengatakan workshop ini sebagai kegiatan pembuka sekaligus persiapan sebelum event nasional JPJR dilaksanakan pada 25-30 Oktober 2021 mendatang.

"Ini program Indonesiana yang bekerjasama juga dengan Kemendikbud RI. Platformnya memang untuk keberagaman dan gotong royong. Jadi setiap event dilaksanakan secara gotong royong dalam menyukseskan Jalur Pesona Jalur Rempah," ujar Evi.

Evi bilang JPJR Beltim adalah satu-satunya kegiatan wisata yang mewakili Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dalam Kharisma Event Nusantara (KEN) pada Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

JPJR yang sudah dilaksanakan beberapa kali ini mengutamakan konsep memadukan pemanfaatan dan pembinaan budaya rempah di wilayah tersebut.

"Termasuk JPJR juga menjadi salah satu program Indonesiana. Tentu, masuknya JPJR ke dua platform ini tidaklah datang dengan sendirinya."

"Pastinya ada proses yang dilalui dan ada tantangan yang dihadapi oleh kita semua bersama antara pemerintah daerah, komunitas selaku unsur masyarakat, dan pihak swasta," kata Evi.

Karena itu, dia membutuhkan dukungan masyarakat dalam menyukseskan gelaran ini.

Tentu juga dia menjamin penyelenggaraan event ini akan mengikuti protokol kesehatan secara ketat demi mencegah terjadinya klaster baru penyebaran covid-19.

Lebih jauh, Evi mengatakan semenjak masuknya JPJR dalam dua program sekaligus terhitung sejak tahun 2020, tentu memberi arah terang dalam mengemas sebuah nilai kebudayaan dan sejarah lokal sehingga layak menjadi event bertaraf nasional.

"Kehadiran peserta dalam acara pelaksanaan workshop ini tentunya diharapkan dapat menjadi media untuk mengembangkan khasanah pengetahuan kita dalam memaknai dan mengemas sebuah event."

"Sehingga nanti pelaksanaannya bisa sukses dan lancar serta sesuai dengan output yang diharapkan," tutup Evi.

Dalam workshop ini menghadirkan narasumber dari Tim Indonesiana yaitu Fafa Utami dan Ade Tanesa, Show Management and Talent Coordinating Irvan Fahruddin, Technical Director Festival Ezekiel Rangga, dan Audio Sistem Festival Sonny Soebowo.

(Posbelitung.co/BryanBimantoro)

Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved