Breaking News:

Berita Belitung

Jenazah Mengapung di Laut Teluk Limau Belitung Diduga Tenggelam Terseret Arus

Kasat Reskrim Polres Belitung Iptu Edi Purwanto mengakui rombongan korban sempat cek-cok dengan kelompok pemuda lain di daerah pantai.

Penulis: Dede Suhendar | Editor: Khamelia
(posbelitung.co /dede s)
Unit Inafis Satreskrim Polres Belitung dibantu warga mengevakuasi jenazah Amril, Selasa (7/9/2021). 

POSBELITUNG.CO -- Kejadian penemuan jenazah Amril (17) mengambang di laut Pantai Teluk Limau, Desa Tanjung Tinggi, Kecamatan Sijuk, Kabupaten Belitung diduga karena terseret ombak hingga korban tenggelam.

Dugaan tersebut berdasarkan keterangan rekan-rekan korban yang berada di lokasi pada Minggu (5/9/2021) lalu.

Kasat Reskrim Polres Belitung Iptu Edi Purwanto mengakui rombongan korban sempat cek-cok dengan kelompok pemuda lain di daerah pantai.

Namun setelah terjadi keributan, korban justru berlari ke arah pantai dalam kondisi mabuk diduga terseret arus.

"Teman-teman korban yang ada di lokasi sudah sudah kami mintai keterangan. Jadi benar mereka kumpul-kumpul di pantai Teluk Limau terjadi cek-cok dan korban berlari ke arah pantai," ujarnya didampingi Kanit Resum Satreskrim Polres Belitung Aipda Pirhot Lubis, Rabu (8/9/2021).

Ia menjelaskan kronologis kejadian berawal saat korban bersama rekannya nongkrong di Pantai Teluk Limau semba minum-minuman keras pada Minggu (5/9/2021) siang.

Lalu, tiba rombongan pemuda lain di lokasi tersebut dan terjadi cek-cok hingga berujung keributan jelang malam harinya.

Namun ketika keributan selesai, korban justru berlari ke arah pantai dan ketika dicari oleh rekannya sudah tidak ditemukan.

Akhirnya jenazah korban ditemukan nelayan setempat pada Selasa kemarin.

"Sementara ini berdasarkan keterangan dokter, tidak ditemukan luka kekerasan di tubuh korban baik lebam maupun luka benda tajam," kata Edi.

Kejadian penemuan jenazah Amril.sempat menghebohkan warga Desa Tanjung Tinggi pada Selasa (7/9/2021) sore kemarin.

Sapar nelayan setempat pertama kali menemukan jenazah korban mengapung saat dirinya hendak berangkat melaut.

Karena takut, Sapar akhirnya kembali ke daratan mengajak rekannya Yudi memastikan jenazah mengapung tersebut.

Pasca mendapat laporan Unit Inafis Satreskrim Polres Belitung langsung mengevakuasi jenazah ke RSUD Marsidi Judono. (posbelitung.co /dede s)

Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved