Breaking News:

Berita Belitung

Puluhan Lampu Berbentuk Hewan Hiasi Taman Median Jalan Jendral Soedirman Belitung

Lampu itu menjadi pemadangan baru bagi pengguna jalan yang terpasang mulai dari depan terminal Tanjungpandan hinga dekat SD 16 Tanjungpandan

Penulis: Suharli | Editor: Khamelia
posbelitung/suharli
Seorang warga saat melihat lampu di taman median jalan Jendral Soedirman, Tanjungpandan, Belitung. Rabu (8/9/2021) 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Puluhan lampu warna-warni berbentuk hewan terpasang di taman median pembatas jalan Jendral Soedirman, Tanjungpandan, Belitung beberapa hari belakangan ini

Lampu itu menjadi pemadangan baru bagi pengguna jalan yang terpasang mulai dari depan terminal Tanjungpandan hinga dekat SD 16 Tanjungpandan, hal itu membuat suasana malam di Tanjungpandan agar lebih menarik meskipun di masa pandemi Covid-19.

Kasi pertamanan, Dedy Suranto dari Dinas PUPR Kabupaten Belitung saat ditemui posbelitung.co, di ruang kerjanya mengatakan inisiatif pemasangan lampu itu dikerjakan di antaranya karena Belitung saat ini menjadi 10 destinasi wisata baru, selain itu juga untuk mendukung dengan telah dinyatakannya pulau Belitong sebagai Unesco Global Geopark.

Selama masa pandemi, dimanfaatkan untuk memperindah taman-taman kota, agar saat wisata sudah mulai beroperasi kembali bisa menjadi daya tarik bagi wisatawan.

"Mulai dari bandara Bulutumbang sampai dengan jalan Jendral Soedirman kan gerbang pintu masuk, jadi Taman median jalan Jendral Soedirman diperindah untuk daya tarik, seperti mungkin kayak di Bandung, semantara ini panjangnya 273,9 meter persegi, karena anggaran terbatas, kemungkinan secara bertahap," ujar Dedy kepada posbelitung.co Rabu (8/9/2021).

Dia menjelaskan anggaran yang digelontorkan untuk lampu-lampu taman median itu sejumlah Rp199.947.000.

Menurutnya pemasangan lampu berbentuk hewan itu akan dilanjutkan bila memang disetujui pada usulan TAPD tahun 2022 yang saat ini juga sedang dibahas di DPRD Belitung.

Dia menjelaskan tidak semua taman median, ditanami bunga karena pasir dari media tanam pasir yang digunakan sering kejadian tumpah ke aspal jalan sehingga membuat rawan selip kendaraan yang melintas, yang dikhawatirkan menurutnya, pengendara terpeleset.

"Jadi satu diatara menyiasatinya mengunakan lampu-lampu itu, jadi taman median tetap dapat memperindah tatanan kota," ujarnya.

Dia menambahkan, dana untuk pembangunan dan perawatan dimasa pandemi mengalami penurunan, saat ini sekitar Rp1 milar, di Kabupatrn Belitung ada sebanyak 18 taman yang tersebar dibeberapa kecamatan, dengan 21 personil untuk merawat 18 taman tersebut.

Sedangkan untuk perawatan seperti penyiraman ada mobil tanki yang sudah disiapkan, hanya saja menurutnya penyiraman tidak dilakukan setiap hati, saat kondisi hujan tanaman tidak disiram.

"Itu juga untuk membantu menghemat tenaga dan bahan bakar. Intinya bagaimana menyiasati agar taman tetap dapat memperindah kota Tanjungpandan dan beberapa kecamatan lainnya," ujarnya.

Sementara itu, satu di antara warga Tanjungpandan yang bedomisili di Kelurahan Lesung Batang, Fajri menanggapi positif adanya lampu-lampu berbentuk hewan tersebut.

"Bagus juga lah, apalagi kalau malam hari, harusnya lebih banyak lagi kalau bisa si sampai taman tugu satam, jadi tambah menarik juga, dapat sekalian ngajak anak jalan-jalan," ujar Fajri saat membawa anaknya jalan-jalan melihat lampu berbentuk hewan itu. (posbelitung.co,suharli)

Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved