SBY Berulang Tahun ke-72 Hari Ini, Berikut Profil Perjalanan Karier hingga Jadi Presiden ke-6 RI

Presiden keenam Republik Indonesia itu lahir pada 9 September 1949, yang artinya hari ini berulang tahun ke-72.

Tayang:
TWITTER/@SBYudhoyono
Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Presiden ke-6 RI. 

POSBELITUNG.CO - Kamis (9/9/2021) menjadi momen hari berkesan atau penting seperti peringatan hari ulang tahun (HUT), dan sebagainya. Biasanya juga disebut momen tanggal dan bulan cantik 9/9.

Satu di antaranya ada tokoh Indonesia yang hari lahirnya di tanggal tersebut, yakni Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Presiden keenam Republik Indonesia itu lahir pada 9 September 1949, yang artinya hari ini berulang tahun ke-72.

Lulusan terbaik AKABRI tahun 1973 ini menjadi presiden pertama yang dipilih secara langsung oleh rakyat.

Pada waktu itu, SBY terpilih melalui proses Pemilu Presiden putaran II pada 20 September 2004.

SBY pun terpilih menjadi Presiden bersama pasangannya Jusuf Kalla sebagai Wakil Presiden RI.

Profil SBY

Kehidupan:

Dikutip dari kepustakaan-presiden.perpusnas.go.id, SBY lahir di Pacitan, Jawa Timur 9 September 1949.

Ia merupakan anak tunggal dari pasangan R. Soekotjo dan Sitti Habibah.

Darah prajurit menurun dari ayahnya yang pensiun sebagai Letnan Satu.

Sementara ibunya, Siti Habibah, putri salah seorang pendiri Ponpes Tremas.

Kemudian, pensiunan jenderal berbintang empat ini memiliki istri bernama Kristiani Herawati.

Ia merupakan putri ketiga almarhum Jenderal (Purn) Sarwo Edhi Wibowo.

SBY dikaruniai dua orang putra yakni Agus Harimurti Yudhoyono dan Edhie Baskoro Yudhoyono.

Pendidikan:

Susilo Bambang Yudhoyono mulai akrab dengan nama Akademi Militer Nasional (AMN) ketika duduk di bangku kelas lima.

Hingga hari AMN berubah nama menjadi Akabri.

Kemudian, SBY memasuki SMP Negeri Pacitan dan berjuang untuk mewujudkan cita-cita masa kecilnya menjadi tentara.

Pendidikannya, dilanjutkan dengan masuk Akademi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (Akabri) setelah lulus SMA akhir tahun 1968.

SBY dalam sebuah acara.
SBY dalam sebuah acara. (TWITTER)

SBY pernah menjadi mahasiswa Teknik Mesin Institut 10 November Surabaya (ITS).

Selang beberapa waktu, SBY justru memilih masuk Pendidikan Guru Sekolah Lanjutan Pertama (PGSLP) di Malang, Jawa Timur.

Ketika masuk PGSLP, SBY juga mempersiapkan diri untuk masuk Akabri.

SBY pun masuk Akabri dan menjadi lulusan terbaik Akabri tahun 1973 dengan menerima penghargaan lencana Adhi Makasaya.

Ia juga mengenyam pendidikan militer di berbagai institusi.

Termasuk, pendidikan militernya di Airborne and Ranger Course di Fort Benning, Georgia, AS (1976).

Hingga gelar MA diperoleh dari Webster University AS.

Berikut pendidikan lengkap:

- Akademi Angkatan Bersenjata RI (Akabri) tahun 1973

- American Language Course, Lackland, Texas AS, 1976

- Airbone and Ranger Course, Fort Benning , AS, 1976

- Infantry Officer Advanced Course, Fort Benning, AS, 1982-1983

- On the job training di 82-nd Airbone Division, Fort Bragg, AS, 1983

- Jungle Warfare School, Panama, 1983

- Antitank Weapon Course di Belgia dan Jerman, 1984

- Kursus Komando Batalyon, 1985

- Sekolah Komando Angkatan Darat, 1988-1989

- Command and General Staff College, Fort Leavenwort, Kansas, AS

- Master of Art (MA) dari Management Webster University, Missouri, AS

Perjalanan Karier:

Perjalanan karier militernya, dimulai dengan menjabat sebagai Dan Tonpan Yonif Linud 330 Kostrad (Komandan Peleton III di Kompi  Senapan A, Batalyon Infantri Lintas Udara 330/Tri Dharma, Kostrad) tahun 1974-1976.

Kala itu, SBY membawahi langsung sekitar 30 prajurit.

SBY juga pernah menjadi Komandan Peleton II Kompi A Batalyon Linud 305/Tengkorak (Dan Tonpan Yonif 305 Kostrad) tahun 1976-1977.

Bahkan, SBY pernah menjabat sebagai Pangdam II/Sriwijaya (1996-1997) sekaligus Ketua Bakorstanasda dan Ketua Fraksi ABRI MPR (Sidang  Istimewa MPR 1998) sebelum menjabat Kepala Staf Teritorial (Kaster) ABRI (1998-1999).

Adapun karier politiknya dimulai tanggal 27 Januari 2000, sebagaimana dilansir tni.mil.id.

Saat itu, SBY memutuskan pensiun lebih dini dari militer ketika dipercaya menjabat sebagai Menteri Pertambangan dan Energi pada  pemerintahan Presiden KH Abdurrahman Wahid.

Pada 10 Agustus 2001, Presiden Megawati memercayai dan melantiknya menjadi Menko Polkam Kabinet Gotong-Royong.

Kemudian, pada tanggal 20 Oktober 2004, SBY dilantik menjadi Presiden RI berpasangan dengan berhasil berpasangan dengan Jusuf Kalla.

Pada tahun 2009, SBY kembali maju ke Pemilu Presiden.

Dia didampingi oleh Boediono sebagai Cawapres yang diusung oleh partai Demokrat.

Hingga SBY terpilih untuk kedua kalinya sebagai presiden dengan masa jabatan 2009 - 2014 bersama Boediono sebagai wakil presiden.

Berikut ini perjalanan karier Susilo Bambang Yudhoyono:

- Dan Tonpan Yonif Linud 330 Kostrad (1974-1976)

- Dan Tonpan Yonif 305 Kostrad (1976-1977)

- Dan Tn Mo 81 Yonif Linud 330 Kostrad (1977)

- Pasi-2/Ops Mabrigif Linud 17 Kujang I Kostrad (1977-1978)

- Dan Kipan Yonif Linud 330 Kostrad (1979-1981)

- Paban Muda Sops SUAD (1981-1982)

- Komandan Sekolah Pelatih Infanteri (1983-1985)

- Dan Yonif 744 Dam IX/Udayana (1986-1988)

- Paban Madyalat Sops Dam IX/Udayana (1988)

- Dosen Seskoad (1989-1992)

- Korspri Pangab (1993)

- Dan Brigif Linud 17 Kujang 1 Kostrad (1993-1994)

- Asops Kodam Jaya (1994-1995)

- Danrem 072/Pamungkas Kodam IV/Diponegoro (1995)

- Chief Military Observer United Nation Peace Forces (UNPF) di Bosnia-Herzegovina (sejak awal - November 1995)

- Kasdam Jaya (1996-hanya lima bulan)

- Pangdam II/Sriwijaya (1996-) sekaligus Ketua Bakorstanasda

- Ketua Fraksi ABRI MPR (Sidang Istimewa MPR 1998)

- Kepala Staf Teritorial (Kaster ABRI (1998-1999)

- Mentamben (sejak 26 Oktober 1999)

- Menko Polsoskam (Pemerintahan Presiden Abdurrahman Wahid)

- Menko Polkam (Pemerintahan Presiden Megawati Sukarnopotri) mengundurkan diri 11 Maret 2004

- Penugasan : Operasi Timor Timur 1979-1980 dan 1986-1988

- Presiden Republik Indonesia Dua periode 2004-2014

Penghargaan:

- Adi Makayasa (lulusan terbaik Akabri 1973)

- Tri Sakti Wiratama (Prestasi Tertinggi Gabungan Mental Fisik, dan Intelek), 1973

- Satya Lencana Seroja, 1976

- Honorour Graduated IOAC, USA, 1983

- Satya Lencana Dwija Sista, 1985

- Lulusan terbaik Seskoad Susreg XXVI, 1989

- Dosen Terbaik Seskoad, 1989

- Satya Lencana Santi Dharma, 1996

- Satya Lencana United Nations Peacekeeping Force (UNPF), 1996

- Satya Lencana United Nations Transitional Authority in Eastern Slavonia, Baranja, and Western - Sirmium (UNTAES), 1996

- Bintang Kartika Eka Paksi Nararya, 1998

- Bintang Yudha Dharma Nararya, 1998

- Wing Penerbang TNI-AU, 1998

- Wing Kapal Selam TNI-AL, 1998

- Bintang Kartika Eka Paksi Pratama, 1999

- Bintang Yudha Dharma Pratama, 1999

- Bintang Dharma, 1999

- Bintang Maha Putera Utama, 1999

- Tokoh Berbahasa Lisan Terbaik, 2003

- Bintang Asia (Star of Asia) dari BusinessWeek, 2005

- Bintang Kehormatan Darjah Kerabat Laila Utama dari Sultan Brunei

- Doktor Honoris Causa dari Universitas Keio, 2006. (*)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com berjudul "Profil SBY, Presiden ke-6 RI yang Ulang Tahun Hari Ini: Pendidikan, Perjalanan Karier, Penghargaan"

Sumber: Tribunnews.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved