Breaking News:

Hacker Retas Sistem Jaringan 10 Kementrian dan Lembaga Indonesia Termasuk BIN, Pelakunya dari China

Saat komputer atau server terinfeksi PlugX, pengirim malware dapat mengendalikan dan megirim sejumlah perintah dari jarak jauh

Editor: Hendra
Infokomputer
Ilustrasi hacker Rusia 

POSBELITUNG.CO -- Peneliti keamanan internet milik media internasional TheRecord, Insikt Group melaporkan sistem jaringan internal 10 kementrian dan lembaga Indonesia dibobol hacker.

Yang mengejutkan salah satunya adalah sistem jaringan Badan Intelijen Negara (BIN).

TheRecord menduga peretas atau hacker yang membobolnya berasal dari China.

Peneliti mendeteksi bahwa aksi pembobolan tersebut ada hubungannya dengan Mustang Panda.

Mustang Panda sendiri konon dikenal sebagai kelompok peretas asal China yang biasa melakukan aktivitas mata-mata di dunia maya.

Target operasinya sendiri berada di wilayah Asia Tenggara. 

Terkait serangan dari Mustang Group sendiri, Insikt Group mengatakan mereka pertama kali menemukan aktivitas pembobolan ini pada bulan April lalu.

Pada saat itu, mereka mendeteksi bahwa server pengendali perintah (C&C) milik grup Mustang Panda, yang menjalankan malware berjenis PlugX, berkomunikasi dengan beberapa host yang kemungkinan telah terinfeksi di dalam jaringan internal milik pemerintah Indonesia.

Malware PlugX merupakan aplikasi backdoor yang bisa mengambil alih sepenuhnya komputer yang disusupinya.

Saat komputer atau server terinfeksi PlugX, pengirim malware dapat mengendalikan dan megirim sejumlah perintah dari jarak jauh.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved