Breaking News:

Berita Belitung

Lada Belitung Tembus ke Pasar Ekspor, Tinggal Ciptakan Lebel  

Komuditas perkebunan, lada atau sahang kini sudah masuk pasar ekspor. Saat ini ada lima negara yang menjadi tujuan pemasaran Lada Belitung yaitu, Rusi

Penulis: Disa Aryandi | Editor: Fery Laskari
Posbelitung.co/Dok
Petani Panen Lada 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG -- Komuditas perkebunan, lada atau sahang kini sudah masuk pasar ekspor. Saat ini ada lima negara yang menjadi tujuan pemasaran Lada Belitung yaitu, Rusia, Kanada, China, Singapura dan Malaysia. 

Kepala Dinas Ketahan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Belitung, Destika Effenly mengatakan, untuk lada Belitung sekarang pemasaran sudah melalui sistem informasion technology (IT).

Beberapa buyer sudah dihimpun oleh Pemerintah Kabupaten Belitung untuk membantu pemasaran lada tersebut sehingga petani bisa langsung berhubungan dengan buyer untuk menjual produksi lada mereka.

"Ini sekarang sudah berjalan dan menjadi kabar baik untuk Belitung. Hanya saja saat ini, yang harus diperkuat lagi adalah brand, dan ini menjadi fokus kami," kata Destika Effenly kepada Posbelitung.co, Minggu (12/9/2021).

Untuk brand atau label Lada Belitung ini, merupakan sesuatu yang sangat penting dalam proses pemasaran lada. Sehingga pembeli, bisa secara langsung mengetahui dan ketika mengetahui merek lada tersebut sudah diketahui bahwa itu adalah Lada Belitung.

"Yang sekarang ini label yang diperkuat, Billiton White Paper. Ini yang harus dikejar dulu, kalau brand ini sudah terkenal, maka orang akan mencari sendiri. Selama ini kan Muntok White Paper, padahal ladanya dari Belitung, ini yang harus diubah," jelasnya.

Namun, kata dia, tetap yang harus menjadi perhatian tentang lada ini soal kualitas produksi. Agar kualitas lada tetap terjamin, maka harus menggunakan sistem teknologi.

"Karena punya label tapi hasil produksi kurang baik, nah yang harus menjadi perhatian ini adalah produksi yang baik. Agar kualitas lada Belitung ini tetap dicari dari negara lain," katanya.

Sedangkan untuk kadar air pada lada juga harus diperhatikan petani. Tujuannya agar kualitas lada menjadi terjamin dan tetap memiliki produksi lada yang baik.

"Contohnya seperti itu, jadi istilah nya kepercayaan hasil pembeli, karena apabila kadar air lebih rendah, maka kualitas akan lebih baik," katanya.

Halaman
12
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved