Breaking News:

Berita Belitung Timur

Seleksi PPPK Guru Dimulai di Belitung Timur, Hari Pertama Dua Orang Tak Hadir

Seleksi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) guru, hari ini dimulai di Belitung Timur (Beltim), Senin (13/9/2021).

Penulis: Bryan Bimantoro | Editor: Fery Laskari
posbelitung.co
Suasana tes CAT PPPK guru di SMAN 1 Manggar, Senin (13/9/2021). (Posbelitung.co/BryanBimantoro) 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Seleksi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) guru, hari ini dimulai di Belitung Timur (Beltim), Senin (13/9/2021). Seleksi dilaksanakan di SMA Negeri 1 Manggar Beltim. Di antara 29 orang yang ikut seleksi pada sesi pertama hari ini, dua orang tidak hadir dan satu di antaranya diketahui masih menjalani isolasi akibat Covid-19.

Pelaksanaan PPPK hari pertama ini ditinjau langsung oleh Bupati Beltim, Burhanudin, Wabup Khairil Anwar, Kadindik Amrizal, Kepala BKPSDM Yuspian, dan didampingi Kepala SMAN 1 Manggar Sabarudin. Seusai meninjau, Burhanudin mengatakan orang yang positif ini nantinya masih bisa ikut seleksi dengan penjadwalan ulang.

"Seleksi PPPK guru di Beltim diikuti 219 peserta yang telah dinyatakan lulus seleksi administrasi sebelumnya. Semoga seluruh formasi guru yang dibuka melalui jalur ini dapat terisi oleh peserta seleksi sehingga bisa mengisi kekurangan semua jenjang pendidikan sekolah di Beltim. Sekaligus bisa dihasilkan guru-guru yang memiliki kemampuan tugas dan bertanggungjawab," harap Burhanudin.

Sementara itu, Wakil Bupati (Wabup) Beltim, Khairil Anwar memastikan seleksi guru melalui PPPK merupakan upaya mengatasi kekurangan guru di Kabupaten Beltim saat ini. Khairil bilang seleksi guru akan tetap terbuka di tahun-tahun mendatang mengingat jumlah guru yang memasuki masa pensiun cukup banyak.

"Harapan kami, setelah seleksi ini selesai dan sudah diumumkan hasilnya paling tidak dapat meningkatkan mutu pendidikan kita sehingga apa yang kita ingin capai terhadap Beltim Bangkit dan Berdaya akan mudah tercapai," tambah Khairil.

Ia juga menegaskan, seleksi PPPK Guru dipastikan transparan dan tanpa intervensi. Kelulusan akhir seleksi sepenuhnya menjadi hasil masing-masing peserta seleksi.

"Hasilnya benar-benar hasil dia (peserta) dengan mereka semangat. Tidak ada unsur KKN, jangan ada sangkaan negatif sebab kita ingin tes murni," tegas Wabup Khairil.

Kepala BKPSDM Beltim Yuspian berharap seluruh rangkaian seleksi tes, baik PPPK maupun CPNS dapat berjalan lancar. Ia pun mewanti-wanti agar jaringan komputer di lokasi tes CAT dapat stabil selama tahap seleksi berlangsung hingga selesai.

"Kalau pantauan sudah siap karena kita persiapan dari awal sudah dipersiapkan. Sebab paling krusial itu jaringan komputer dan peserta itu sendiri," jelas Yuspian.

Bagi peserta yang tidak mengikuti tes karena terpapar sedang menjalani isolaso covid-19 bisa langsung melapor kepada pihaknya. Dengan begitu Yuspian bisa segera dijadwalkan ulang selama tahapan seleksi masih dimungkinkan.

"Ada mekanisme, bisa dijadwalkan ulang karena ada beberapa tahapnya termasuk yang sedang terpapar covid-19 sampai dinyatakan negatif dan bisa tes," kata Yuspian. (Posbelitung.co/BryanBimantoro)

Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved