Breaking News:

Berita Belitung

Kajari Belitung Surati PT BMMI Terkait Pembayaran Denda Pasca Vonis Pengadilan

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Belitung, I Gede Punia Atmaja telah menyurati PT Belitung Mandiri Mulia Indah (BMMI) terkait eksekusi pembayaran dend

Penulis: Dede Suhendar | Editor: Fery Laskari
posbelitung.co
Kajari Belitung I Gede Punia Atmaja. (Posbelitung.co/Dede S) 

POSBELITUNG.CO , BELITUNG -- Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Belitung, I Gede Punia Atmaja telah menyurati PT Belitung Mandiri Mulia Indah (BMMI) terkait eksekusi pembayaran denda Rp1.050.000.000 atas putusan Pengadilan Negeri (PN) Tanjungpandan Belitung.

Sebelumnya Majelis hakim PN Tanjungpandan yang diketuai oleh Himelda Sidabalok didampingi hakim anggota AA Niko Brahma Putra dan Andhika Bhatara menjatuhkan vonis kepada PT BMMI atas perkara korporasi reklamasi bibir pantai di belakang Hotel Bahamas Tanggal 22 Juli 2021 lalu.

Namun semenjak putusan dibacakan, pihak perusahaan belum membayar denda tersebut.

"Kemarin tim JPU sudah mengirimkan surat kepada PT BMMI agar datang ke kejaksaan. Saya rasa waktunya sudah satu bulan lewat, makanya kami panggil dan kami dengarkan tanggapan mereka," ujar Punia kepada Posbelitung.co , Selasa (14/9/2021).

Ia menegaskan seandainya pihak perusahaan mengajukan failed, tidak akan menggugurkan putusan pengadilan.

Bahkan dalam putusan majelis hakim menyebutkan jika tidak membayar denda paling lambat satu bulan sesudah putusan memiliki kekuatan hukum tetap, maka harta benda PT BMMI disita oleh penuntut umum dan dilelang untuk menutupi denda tersebut.

"Dalam hal ini jelas jaksa sebagai eksekutor tapi nanti kami tanya dulu ke mereka bagaimana, bisa dituangkan dalam pernyataan. Intinya bagaimana putusan ini bisa dilaksanakan," kata Punia.

Sebelumnya, PT BMMI yang diwakili Direkturnya Bestiandy Rhusiant dinyatakan majelis hakim PN Tanjungpandan terbukti secara sah dan menyakinkan bersalah melakukan tindak pidana badan usaha melakukan kegiatan yang wajib memiliki UKL-UPL tanpa memiliki izin lingkungan.

Oleh sebab itu dijatuhi vonis denda sebesar Rp1.050.000.000 dengan ketentuan apabila dalam waktu paling lambat satu bulan sesudah putusan memiliki kekuatan hukum tetap, maka harta benda PT BMMI disita oleh penuntut umum dan dilelang untuk menutupi denda tersebut. (Posbelitung.co/Dede S)


Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved