Breaking News:

Kepala Desa Bentaian Jaya Bilang Paranormal Asusila Tokoh Adat dan Baru Satu Tahun Praktik Pedukunan

Kepala Desa Bentaian Jaya, Manggar, Belitung Timur Sahani mengakui paranormal yang diduga berbuat asusila terhadap anak 14 tahun merupakan warganya.

Penulis: Bryan Bimantoro | Editor: M Ismunadi
Posbelitung.co/Bryan Bimantoro
Kepala Desa Bentaian Jaya Sahani saat ditemui posbelitung.co, Selasa (14/9/2021). 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Kepala Desa Bentaian Jaya, Manggar, Belitung Timur Sahani mengakui paranormal yang diduga berbuat asusila terhadap anak 14 tahun merupakan warganya.

Dia mengatakan paranormal berinisial H (38) itu termasuk dikenal masyarakat sebagai tokoh adat setempat.

"Dia itu bisa dibilang juga tokoh adat dan sering bantu ngobatin orang. Baru berpraktik pedukunan sekitar satu tahun terakhir ini karena memang ada keturunan dukun kampung," kata Sahani kepada posbelitung.co, Selasa (14/9/2021).

Dia mengaku sedikit menyesalkan tindakan kepolisian yang tidak memberitahunya sebagai kepala wilayah sebelum ditangkapnya H.

Walau demikian, Sahani akan tetap menghormati perkembangan proses hukum yang sedang berjalan.

Baca juga: Paranormal di Belitung Timur Diduga Cabuli Anak di Bawah Umur, Modus untuk Mengobati

Baca juga: Burhanudin Sesalkan Terjadinya Kasus Paranormal Asusila di Belitung Timur

Kades mengatakan prihatin atas terjadinya peristiwa ini. Dia mengimbau kepada masyarakat Desa Bentaian Jaya dan masyarakat secara umum agar menjaga serta mengawasi anak-anaknya.

"Terutama pergaulan dan lingkungan pertemanan yang benar-benar harus diawasi. Supaya tidak terjadi hal yang tidak kita inginkan," kata Kades Sahani.

Sebelumnya diberitakan seorang paranormal di Desa Bentaian, Manggar, Belitung Timur ditangkap oleh Tim Panah Satreskrim Polres Belitung Timur, Senin (13/9/2021) malam.

Lelaki berinisial H (38) itu diduga mencabuli seorang anak di bawah umur berusia 14 tahun.

Kasat Reskrim Polres Belitung Timur AKP Deddy Nuari didampingi Kanit Pidum Ipda Dedy Irmawan mengatakan paranormal ini ditangkap karena laporan dari orangtua korban.

Orangtua korban melapor karena dapat cerita dari teman anaknya bahwa korban mendapat perlakuan tidak senonoh dari paranormal itu.

"Kejadian sekitar bulan Agustus 2021. Korban dan orangtuanya datang untuk berobat ke paranormal tersebut. Lalu paranormal ini bilang ke orangtuanya bahwa pengobatan bisa sampai malam jadi saat itu ditinggal dari orangtuanya. Pas malamnya ternyata dia melakukan perbuatan yang diduga pencabulan itu. Bahkan dilakukan di depan istrinya sendiri," kata AKP Deddy kepada posbelitung.co, Selasa (14/9/2021).

Kasat Reskrim Polres Beltim AKP Deddy Nuari saat ditemui di ruangannya, Selasa (14/9/2021).
Kasat Reskrim Polres Beltim AKP Deddy Nuari saat ditemui di ruangannya, Selasa (14/9/2021). ((Posbelitung.co/BryanBimantoro))

AKP Deddy menceritakan modus paranormal melakukan hal itu karena sebagai salah satu cara dia mengobati korban yang sedang sakit.

Menurut penuturan terduga pelaku, kata AKP Deddy, ini merupakan perbuatan pertama kalinya.
(Posbelitung.co/Bryan Bimantoro)

Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved