Breaking News:

Bawaslu Belitung Timur Gelar Diskusi tentang Kehumasan, Ingin Wujudkan Masyarakat Melek Awas

Bawaslu Belitung Timur menggelar diskusi tentang pengelolaan kehumasan, peliputan, dan dokumentasi yang telah dijalankan Bawaslu Beltim.

Penulis: Bryan Bimantoro | Editor: M Ismunadi

POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Bertujuan meningkatkan kinerja kehumasan, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Belitung Timur menggelar diskusi tentang pengelolaan kehumasan, peliputan, dan dokumentasi yang telah dijalankan Bawaslu Beltim, Rabu (15/9/2021).

Diskusi tersebut dihadiri oleh Prokom Setda Belitung Timur, Dinas Komunikasi dan Informatika Belitung Timur, Radio Republik Indonesia (RRI) Manggar, Radio Sisnet Belitung Timur, Media Pos Belitung, dan Media Belitong Ekspres.

Ketua Bawaslu Beltim Wahyu Epan Yudhistira didampingi Anggota Bawaslu Beltim Haris Alamsyah dan Ihsan Jaya mengatakan diskusi ini sebagai wadah dalam menampung masukan dan timbal balik dalam membangun kinerja kehumasan Bawaslu Beltim yang lebih baik lagi.

"Selain itu bertujuan membangun jalinan kerjasama serta mendapat dukungan para pihak tersebut untuk turut berkontribusi dalam tugas Bawaslu Beltim yakni mewujudkan hadirnya Pemilu atau pemilihan yang demokratis di Belitung Timur, baik dalam penyiaran atau pemberitaan yang akan dilakukan," kata Epan.

Epan bilang upaya serius dalam mengedukasi masyarakat tentu juga ada perhitungan dan pertimbangan.

Menurutnya aliran informasi bukan sekadar apa yang disampaikan, namun juga apakah pesan dari informasi itu bisa sampai atau diterima dengan baik.

Dia mengatakan dari diskusi tersebut banyak mendapatkan masukan, seperti memperbanyak konten ringan seperti video kreatif yang topiknya dekat dengan masyarakat tanpa menghilangkan identitas Bawaslu, sampai ke memanfaatkan platform media sosial yang sedang tren dan sangat beragam sesuai dengan sasarannya.

Epan berharap dengan adanya rapat kehumasan bersama stakeholders di bidang media dan kejurnalistikan ini dapat mencapai peran taktis yang diinginkan Bawaslu Beltim yakni dalam jangka pendek dan jangka panjang.

Jangka pendek yang dimaksud ialah menyampaikan informasi kepada masyarakat secara cepat dan mudah diakses sebagai informasi resmi terpercaya pengawasan Pemilu.

"Sedangkan jangka panjang yakni membangun pemilu yang terbuka, mengelola harapan dan keinginan masyarakat, serta meneguhkan kepercayaan masyarakat terhadap Bawaslu," harap Epan. (Posbelitung.co/Bryan Bimantoro)

Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved