Fakta Terbaru Pesawat Jatuh di Papua: 7 Jam Jalan Kaki ke Lokasi untuk Evakuasi

Pesawat Rimbun Air jatuh di area bukit Kampung Bilogai, Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, Papua pada Rabu (15/9/2021).

Penulis: tidakada008 | Editor: Kamri
Tribun Papua
Kondisi Pesawat Rimbun Air cargo seri Twin Other 300 PK-OTW di Intan Jaya setelah menabrak gunung. 

2. Tim Evakuasi Terkendala Cuaca

Masih kata Sandi, tim evakuasi sudah berhasil mencapai lokasi kecelakaan sejak pukul 16.30 WIT.

Namun, cuaca menjadi kendala karena hujan turun sejak siang.

"Ketinggian di 2.400 mdpl. Cuaca hujan dan kabut, (tebingnya) curam sekali. Helikopter tidak bisa mendekat," kata dia.

Sandi mengatakan, tim evakuasi gabungan akan terus berusaha mengevakuasi jenazah para korban.

"Kami usahakan malam ini dievakuasi ke Sugapa semuanya," kata dia.

3. Butuh 7 Jam Berjalan Kaki

Sementara itu, Kepala Kantor SAR Timika, George LM Randang mengatakan, evakuasi melibatkan tim SAR gabungan dilakukan melalui jalur darat.

"Evakuasi masih berlangsung dengan melakukan tracking atau perjalanan lewat darat," kata George di Timika.

Ia menambahkan, 10 personel Basarnas diturunkan dalam proses evakuasi kru pesawat itu.

"Tim kami sudah tiba di Sugapa dan bergabung dengan personel TNI/Polri untuk melakukan evakuasi kru pesawat," kata George.

Evakuasi lewat jalur darat itu juga melibatkan masyarakat, termasuk para pemuda gereja.

Menurut George, butuh waktu tujuh hingga delapan jam dengan berjalan kaki untuk mencapai lokasi jatuhnya pesawat itu.

Tim pun harus melewati hutan yang terjal.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved