Breaking News:

Muhammad Kece Mengaku Dianiaya di Rutan Bareskrim, Pelakunya Diduga Irjen Napoleon Bonaparte

Bareskrim berencana memeriksa Irjen Napoleon Bonaparte terkait kasus penganiayaan Muhammad Kece untuk mengetahui alasannya hingga melakukan penganiyaa

Editor: Hendra
stimewa
Irjen Napoleon Bonaparte 

POSBELITUNG.CO, JAKARTA -  Pelaku penista agama Muhammad Kece mengaku telah dianiaya saat berada di dalam rumah tahanan (Rutan) Bareskrim Polri, Jakarta Selatan.

Kasus penganiayaan yang dialami Muhammad Kece kemudian dilaporkan ke Bareskrim Polri.

Dari hasil pemeriksaan saksi dan korban, diduga pelaku penganiayan tersebu ternyata adalah Irjen Napoleon Bonaparte.

Ia juga berstatus tahanan di Rutan Bareskrim Polri atas kasus suap.

Bareskrim Polri berencana memeriksa Irjen Napoleon Bonaparte terkait kasus penganiayaan Muhammad Kece di dalam rumah tahanan (Rutan) Bareskrim Polri, Jakarta Selatan.

Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri Brigjen Andi Rian Djajadi menyampaikan pemeriksaan itu bertujuan untuk mengetahui kronologi yang menjadi pemicu Irjen Napoleon melakukan penganiayaan terhadap Muhammad Kece.

"Nanti akan didalami (pemicu penganiayaan) setelah pemeriksaan yang bersangkutan (Irjen Napoleon)," kata Andi saat dikonfirmasi, Sabtu (18/9/2021).

Sementara itu, Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Rusdi Hartono menambahkan pihaknya masih mendalami kasus tersebut.

Hingga saat ini, belum ada tersangka yang ditetapkan oleh Polri.

"Penyidik belum menetapkan tersangka dalam kasus tersebut," tukasnya.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved