Breaking News:

Virus Corona

Singapura Kira Covid-19 Teman, Klaim Hidup Berdampingan, Kini Makin Parah Kasus Baru Berlipat Ganda

Kasus covid-19 berlipat ganda, Menkes Singapura anggap wajar karena negaranya hidup berdampingan dengan covid-19 kini kondisinya mengkhawatirkan

Editor: Hendra
Tribunnews.com
Virus Corona (Ilustrasi) 

POSBELITUNG.CO -- Dikira bisa jadi teman, Singapura malah mengklaim hidup berdampingan covid-19.

Kini negeri Singa itu malah kelimpungan dan makin mengkhawatirkan.

Pasalnya kasus covid-19 di Singapura sudah menempus angka 1000 kasus per hari.

Meski sudah menerapkan pembatasan negara itu tetap gagal mengurangi kasus covid-19.

Menteri Kesehatan Ong Ye Kung Jumat (17/9) lalu mengatakan kasus baru covid-19 di negaranya malah berlipat ganda setiap minggunya.

Baca juga: Singapura Kena Imbasnya, Berani Longgarkan Pembatasan Kasus Covid-19 Meningkat, PTM jadi Online Lagi

Jumat kemarin Singapura melaporkan 934 kasus baru Covid-19 serta satu kasus impor yang menjadikan jumlah total infeksi baru di Singapura menjadi 935.

Angka ini merupakan rekor tertinggi sejak April tahun lalu.

“Ini adalah hari ke 26 dari gelombang arus. Kasus harian, seperti yang kami duga, telah berlipat ganda setiap minggu dari 100 menjadi 200, menjadi 400, dari 400 menjadi 800, dan sekarang dalam siklus penggandaan keempat," kata Ong, seperti dikutip Channel News Asia.

“Saya pikir, mari bersiap untuk kemungkinan melewati angka 1.000 segera. Itu tidak terduga, itu adalah perilaku khas dari gelombang transmisi yang biasanya memuncak antara empat dan hingga delapan minggu, atau 30, 40, kadang-kadang 50 hari,” ujarnya.

Baca juga: Sosok Irjen Napoleon Bonaparte, Karir Moncer Jatuh Gegara Djoko Tjandra, Kini Dilapor Muhammad Kece

Menurut Ong, hal ini wajar bagi negara yang memutuskan hidup dengan virus Corona, artinya mereka harus siap menerima 'gelombang penularan besar'.

Halaman
12
Sumber: Intisari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved