Breaking News:

Agustus Lalu Over Target, UPT Bakuda Belitung Optimistis Ada Peningkatan Pembayaran Pajak Kendaraan

Samsat Belitung optimis pada bulan November 2021 akan datang target pajak bisa tercapai, kenaikan pajak didominasi oleh bea pajak kendaraan baru.

Penulis: Suharli | Editor: M Ismunadi
Posbelitung.co/Suharli
Kepala UPT Badan Keuangan Daerah Provinsi Bangka Belitung Wilayah Belitung, Alexander Ikhsan saat memantau ruangan pelayanan pembayaran pajak kendaraan. Senin (20/9/2021). 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Samsat Belitung optimis pada bulan November 2021 akan datang target pajak bisa tercapai, kenaikan pajak didominasi oleh bea pajak kendaraan bermotor baru.

Kepala UPT Badan Keuangan Daerah Provinsi Bangka Belitung Wilayah Belitung, Alexander Ikhsan mengakui meskipun pada masa pandemi-19 pendapatan pajak pada 2021 jauh lebih baik daripada tahun 2020 lalu.

Geliat ekonomi, menurut Alex, sudah mulai sedikit membaik hal itu terbukti dengan adanya peningkatan pembayaran pajak.

Pajak sampai dengan bulan Agustus 2021 lalu sudah mencapai 76,76 persen, sehingga ada over target 10,10 persen untuk nilai pendapatannya sampai Agustus ini senilai Rp41.915.148.451 dari targetnya perubahan 2021 senilai Rp54.603.870.000.

Over target 2021 tersebut didominasi oleh Bea Balik Nama Kendaraan Baru (BBN KB) Kendaraan Baru (BBN1), yang mana pada 2020 lalu realisasinya minus.

"Perkiraan kami November target ini Insya Allah selesai, jadi kami optimis. Perbulan minimal target 8,3 persen, kalau sudah over target sebulan kami bisa mengejar bukan berikutnya," ujarnya.

Dia berpendapat ada kenaikan harga dari beberapa komoditi seperti timah, sawit dan lada juga berdampak pada BBN1.

"Artinya orang-orang beli kendaraan baru sudah agak bagus, dari tahun sebelumya," ujarnya.

Dia mengakui BBNKB pada tahun 2020 jauh merosot dari Rp23 miliar turun menjadi Rp13 miliar karena dilihat dari daya beli masyarakat, untuk mencapai target Rp 1 miliar perbulan diakuinya cukup sulit sedangkan pada 2021 geliat ekonomi sudah sedikit bagus.

"Pandemi yang agak kerasa untuk pajak itu pada 2020, tahun 2021 awal masih belum begitu bagus, kalau sekarang sudah agak mulai arah naiknya meskipun belum 100 persen," ujarnya.

Ditanya berkenaan dengan pemutihan pajak kendaraan, Alex mengatakan, permintaan dari masyarakat diakuinya sangat banyak yang mengingat pada masa pandemi tidak bisa dipungkiri sangat berpengaruh dengan perekonomian mereka, dan mereka lebih prioritaskan pada kebutuhan pokok.

"Pemutihan pada bulan November 2020 hingga Januari 2021 lalu sebenarnya mereka tahu ada pemutihan, namun, karena pandemi ekonomi mereka juga terpengaruh mereka tidak bisa juga bayar, oleh karenanya karena geliat ekonomi sudah mulai sedikit naik mereka kembali menanyakan apakah ada pemutihan lagi," jelas Alex.

Samsat Belitung pun sudah mengusulkan kembali pemutihan pajak kendaraanpada provinsi, dan kata Alex, Gubernur pun sudah mengetahuinya. Hanya saja, Alex belum bisa memastikan kapan realisasi pemutihan pajak kendaraan akan dimulai.

"Mulainya kami belum tahu, saya dengar sudah disetujui tinggal pelaksanaannya kami belum tahu, masih menunggu dari Provinsi," ujarnya. (posbelitung.co/suharli)

Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved