Berita Belitung

Antrean BBM Tetap Panjang, Satu Pekan Terakhir Penyaluran BBM ke SPBU Alami Peningkatan

Penyaluran atau distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) dari Pertamina Patra Niaga Senantiasa ke SPBU-SPBU di Kabupaten Belitung

Penulis: Disa Aryandi | Editor: nurhayati
Posbelitung.co/Disa Aryandi
Antrean kendaraan di SPBU Jalan Sudirman, Kelurahan Lesung Batang, Tanjungpandan, Belitung, Senin (20/9/2021) 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG -- Penyaluran atau distribusi Bahan Bakar Minyak ( BBM) dari Pertamina Patra Niaga Senantiasa ke SPBU-SPBU di Kabupaten Belitung, dan Belitung Timur selama sepekan belakang tidak mengalami kendala apapun.

Bahkan pada distribusi dari tanggal 13 hingga 19 September 2021, mengalami peningkatan sangat drastis, mencapai ratusan persen dari penyaluran sebelum-sebelumnya. 

Namun untuk kondisi SPBU-SPBU di Pulau Belitung hingga hari ini, masih terjadi antrean panjang. Baik pada rute BBM jenis premium, pertalite maupun Pertamax.

"Kami pastikan kalau stok dan penyaluran BBM di Belitung, dan Belitung Timur dalam kondisi aman. Untuk produk subsidi atau penugasan, pertamina patra niaga menyalurkan sesuai dengan kuota yang ditetapkan Pemerintah," kata Pjs Area Manager Communication, Relation & CSR Sumbagsel PT Pertamina Tbk Agustina Mandayati kepada posbelitung.co, Senin (20/9/2021). 

Baca juga: Diiming-iming Jadi Honorer, Lakukan Penipuan Buruh Harian Ditangkap Polisi, Korban Rugi Rp15 Juta

Baca juga: Terkait Bayi Dibuang di Garasi Rumah Warga, Sekda Belitung akan Koordinasi dengan Dinsos dan RSUD

Selama satu pekan belakang, khusus untuk premium sudah di distribusikan sebanyak 100 persen dari kuota normal harian atau sebesar 157 kilo liter (KL).

Sedangkan untuk Pertamax mengalami peningkatan sebesar 264 persen dari konsumsi normal hari yaitu sebesar 44 KL.

"Kemudian untuk pertalite juga mengalami kenaikan permintaan, yaitu sebesar 22 persen dari konsumsi normal harian  sebesar 134 KL," bebernya.

Bupati Ingatkan Masyarakat Harus Jujur  

Sepekan lebih masyarakat di Belitung Timur (Beltim) kesusahan mendapatkan BBM untuk kegiatan sehari-hari. Banyak spekulasi yang berkembang di masyarakat terkait penyebab kelangkaan minyak ini.

Merespon hal tersebut, Bupati Belitung Timur, Burhanudin merasa prihatin dengan keadaan saat ini. Menurutnya kelangkaan BBM tidak semestinya terjadi karena pasokan dari Pertamina cukup untuk kebutuhan sehari-hari masyarakat di Beltim. Dia menegaskan kepada masyarakat harus mengutamakan sikap jujur dalam masalah ini.

"Prinsipnya dibutuhkan kerjasama dari semua pihak untuk mengatasi kelangkaan ini. Yang paling utama adalah kejujuran dari semua pihak dalam pengelolaan SPBU," tegasnya saat ditemui Posbelitung.co di sela acaranya, Senin (20/9/2021).

Baca juga: Kreatifnya Ibu Rumah Tangga Ini, Sulap Lidi Hingga Gelas Plastik Minuman Jadi Piring dan Keranjang

Baca juga: Singapura Kira Covid-19 Teman, Klaim Hidup Berdampingan, Kini Makin Parah Kasus Baru Berlipat Ganda

Dia mengingatkan setiap pengantri dan pengelola SPBU harus jujur dalam masalah ini. Jangan sampai sudah dua tiga kali mengantri tapi malah bukan untuk dijual ke masyarakat. Hal inilah menurutnya jadi penyebab masyarakat kesusahan minyak.

Dia mengatakan seharusnya hari ini akan mengadakan rapat bersama forkopimda mengatasi masalah ini. Namun, karena hari ini ada kunjungan Wakapolda Babel memantau vaksinasi, rapat paripurna DPRD, dan vicon dengan Wagub Babel sehingga rapat itu harus ditunda.

"Insyaallaah jadinya besok kita akan rapat membahas hal ini. Data-data di lapangan kita kumpulkan dan akan kita carikan solusinya bersama stakeholders terkait," kata Burhanudin.

Dia mengimbau kepada masyarakat agar bersabar dengan kondisi ini. Dia bilang pemerintah tidak akan diam dan akan segera mengambil langkah-langkah strategis agar masalah ini cepat terurai.

(Posbelitung.co/Disa Aryandi/BryanBimantoro)

Sumber: Pos Belitung
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved