Breaking News:

Bayi Dibuang

Dinas Sosial Tak Punya Anggaran Bayar Biaya Perawatan Bayi yang Dibuang  

Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DSPPA) Kabupaten Belitung akan berkoordinasi dengan RSUD Marsidi Judono untuk penyerahan b

Penulis: Dede Suhendar | Editor: Fery Laskari
istimewa
Bayi laki-laki yang dibuang di Desa Tanjung Rusa, Kecamatan Membalong, Kabupaten Belitung dirawat di RSUD Marsidi Judono, Minggu (19/9/2021). (IST/dok RSUD) 

POSBELITUNG.CO , BELITUNG -- Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DSPPA) Kabupaten Belitung akan berkoordinasi dengan RSUD Marsidi Judono untuk penyerahan bayi yang dibuang orang tuanya.

Namun, DSPPA tidak memiliki anggaran untuk membayar biaya rumah sakit selama perawatan.

Sebab berkaca dari kejadian sebelumnya, biaya perawatan bayi terlantar dibebankan kepada DSPPA.

Karena tidak memiliki anggaran, biaya perawatan dibayar dengan cara urunan sesama pegawai dan lembaga yang berkenan membantu.

"Kalau dibebankan ke Dinsos, kami tidak punya anggaran. Sebenarnya kami bisa dan sanggup tapi bukan seperti itu solusinya," ujar Kepala DSPPA Kabupaten Belitung, Nurman Sunanda kepada Posbelitung.co, Senin (20/9/2021).

Setelah penyerahan bayi dari RSUD, DSPPA selanjutnya akan mengawasi dan mengasuh sementara melalui panti asuhan ataupun lembaga lainnya.

Namun, Nurman belum menentukan panti asuhan atau lembaga yang akan ditunjuk.

Sementara itu, bicara adopsi bayi tersebut pihaknya tetap berpedoman pada Permensos yang telah mengatur persyaratannya.

"Prosedurnya tetap ada tapi kami juga masih menunggu proses di kepolisian," katanya.

Sementara itu, Kabid Rehabilitasi, Perlindungan dan Jaminan Sosial, DSPPA Mukromi menjelaskan bicara adopsi anak prosesnya cukup panjang dan banyak persyaratan yang harus dipenuhi.

Halaman
12
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved