Breaking News:

Berita Belitung Timur

PGRI Belitung Timur Serahkan 210 Paket Sembako untuk Masyarakat Terdampak Covid-19

PGRI Belitung Timur mengadakan kegiatan sosial dalam rangka membantu pendidik dan tenaga kependidikan serta masyarakat umum yang sedang terkena wabah

Penulis: Bryan Bimantoro | Editor: Khamelia
Ist.PGRIBeltim
Suasana penyerahan bantuan dari PGRI Beltim kepada penerima, Senin (20/9/2021). 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG - PGRI Belitung Timur mengadakan kegiatan sosial dalam rangka membantu pendidik dan tenaga kependidikan serta masyarakat umum yang sedang terkena wabah covid-19.

Ketua PGRI Belitung Timur Nurhidayah mengatakan tidak kurang Rp21 juta dana terkumpul dari sumbangan para pendidik dan tenaga kependidikan di wilayah Kabupaten Belitung Timur.

Dikatakannya bantuan dikoordinir oleh Pengurus Cabang PGRI masing-masing kecamatan di tujuh kecamatan di Belitung Timur. Bantuan ini diserahkan kembali kepada pendidik, tenaga kependidikan, dan masyarakat luas di tujuh kecamatan sebagai wujud solidaritas, sebagaimana tema yang diusung PGRI Belitung Timur dalam kegiatan sosial ini yaitu 'PGRI Peduli, PGRI Berbagi. Solidaritas Tanpa Batas, Berbakti Untuk Negeri'.

Baca juga: Operasi Patuh Menumbing 2021 Dimulai, Kapolres Tegaskan Pengantre BBM di Beltim Jadi Sasaran Tilang

"Nilai bantuan yang diserahkan oleh masing-masing Pengurus Cabang PGRI se-Belitung Timur bernilai kurang lebih Rp100 ribu per paket. Paket sembako yang dibagikan berisi beras lima kg, gula pasir satu kg, minyak goreng satu liter, dan satu kaleng susu kental manis," kata Nurhidayah kepada posbelitung.co, Senin (20/9/2021).

Dia mengatakan para penerima bantuan terlihat sangat senang menerima bantuan tersebut. Nurhidayah bilang bantuan ini memang nilainya tidak seberapa, namun niat baik sebagai wujud solidaritas yang ingin disampaikan oleh pendidik dan tenaga kependidikan kepada masyarakat yang terkena dampak covid-19 dinilainya tersampaikan dengan baik.

Nurhidayah menyampaikan PGRI harus hadir di tengah-tengah guru pada khususnya dan masyarakat pada umumnya. Mneurutnya, PGRI sebagai organisasi profesi tidak hanya bergerak untuk membela kesejahteraan anggotanya.

"Namun juga tidak lupa akan tanggungjawab sosial mereka untuk membantu masyarakat serta mengemban tanggungjawab utama mereka dalam mengembangkan kompetensi para guru untuk sama-sama berbenah membangun Belitung Timur tercinta ini," tambahnya.

Senada, Sekretaris PGRI Belitung Timur Sadi Suharto mengatakan kegiatan ini merupakan aksi solidaritas guru-guru di wilayah Kabupaten Belitung Timur yang ikut peduli terhadap penanganan dampak pandemi covid-19.

“Dasar kegiatan ini adalah program kerja PGRI tentang kegiatan bantuan untuk bencana alam dan non alam di wilayah tujuh kecamatan. Di samping itu merupakan wujud kepedulian guru terhadap penanganan pandemi covid-19, serta untuk menunjukkan rasa solidaritas bagi keluarga anggota PGRI yang meninggal dunia akibat terpapar Covid-19,” tutup Sadi. (Posbelitung.co/BryanBimantoro)

Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved