Breaking News:

CPNS Bangka Belitung 2021

Seleksi Kompetensi PPPK Guru Tahap Satu di Belitung Selesa, Begini Kelanjutan Bagi Para Peserta

Pelaksanaan seleksi kompetensi bagi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) guru tahap satu telah selesai dilaksanakan beberapa waktu lalu.

Penulis: Adelina Nurmalitasari | Editor: nurhayati
(Posbelitung.co/BryanBimantoro)
Suasana tes CAT PPPK guru di SMAN 1 Manggar, Senin (13/9/2021). 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG -- Pelaksanaan seleksi kompetensi bagi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) guru tahap satu telah selesai dilaksanakan beberapa waktu lalu.

Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah V Provinsi Bangka Belitung Adi Zahriadi mengatakan sebanyak 309 peserta dari Belitung dan 218 peserta dari Belitung Timur yang telah mengikuti seleksi ini.

"Alhamdulillah sudah selesai wilayah Belitung dan Belitung Timur. Data sudah disetor ke server pusat, nilai masing-masing peserta sudah ada, nanti akan diolah," kata Adi, Selasa (21/9/2021) saat dikonfirmasi Posbelitung.co.

Untuk itu, pihaknya kini juga sedang persiapan masa sanggah.  Selama masa tersebut, peserta atau pelamar PPPK bisa menyampaikan sanggahan terkait nilai atau penyelenggara seleksi. 

"Apabila tidak ada sanggahan, maka ditetapkan siapa yang diterima PPPK guru tahap pertama ini," ucapnya.

Baca juga: Sindikat Narkoba Jaringan Lapas Kembali Terbongkar, Dua Napi Terlibat, Lakukan Transaksi Lewat HP

Baca juga: Heboh Selebgram si Kuda Poni, Saat Asik Live Tanpa Busana Diciduk Polisi, Tak Perawan Ngaku Sepi Job

Termasuk nanti diketahui mana saja jabatan yang kosong karena tidak ada peserta yang lolos atau tidak adanya pelamar.

Jabatan yang kosong akan kembali dibuka pendaftaran untuk PPPK guru tahap kedua.

Adi menjelaskan, tahap kedua ini prosesnya masih sama, sehingga pelamar yang belum lolos pada tahap pertama masih berkesempatan mendaftar untuk tahap berikutnya. Total ada tiga tahap pada pelaksanaan PPPK guru 2021 ini.

"Boleh ikut lagi kalau tidak lolos di tempat karena kurang passing grade, tapi orang lain yang tidak lolos juga bisa melamar di sekolah ini, maka semakin ke tahap berikutnya saingan akan semakin banyak," saran Adi.

Dia juga menyampaikan memang ada guru-guru yang mendapat tambahan nilai pada seleksi kompetensi atau disebut sebagai afirmasi.

Baca juga: Tak Peduli Kasus Covid-19 Tinggi, WHO dan Unicef Paksa Indonesia Buka Lagi Pembelajaran Tatap Muka

Hal ini juga diatur dalam Keputusan Menpan RB, seperti bagi pelamar yang memiliki sertifikat linear dengan jabatan yang dilamar.

Selain itu, tambahan afirmasi ini juga diberikan kepada pelamar yang berusia di atas 35 tahun dan aktif mengajar sebagai guru paling singkat tiga tahun secara terus menerus.

"Pada seleksi lalu, memang cukup banyak guru yang berusia di atas 35 tahun yang ikut," ucapnya.

Ada juga tambahan nilai bagi pelamar penyandang disabilitas yang telah diverifikasi jenis dan derajat kedisabilitasannya sesuai jabatan yang dilamar, srta pelamar THK-II dan aktif mengajar sebagai guru minimal tiga tahun secara terus menerus. (Posbelitung.co/Adelina Nurmalitasari)
 

Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved