Breaking News:

Alex Noerdin Tersangka Lagi, Bangun Masjid Sriwijaya Tak Selesai, Negara Rugi Hingga Rp 130 Miliar

Mantan Gubernur Sumatera Selatan, Alex Noerdin bakal lama di penjara, ia kini baru saja ditetapkan sebagai tersangka dugaan korupsi pembangunan masjid

Editor: Hendra
net
Mantan Gubernur Sumsel, Alex Noerdin ditetapkan tersangka kasus dugaan korupsi pembangunan Masjid Sriwijaya yang menyebabkan negara rugi Rp 130 miliar 

POSBELITUNG.CO, JAKARTA, - Baru saja ditetapkan tersangka kasus pembelian gas bumi, mantan Gubernur Sumatera Selatan, Alex Noerdin kembali ditetapkan sebagai tersangka.

Penetapan tersangka yang kedua oleh Kejaksaan Agung ini merupakan kasus yang berbeda.

Kasus ditetapkannya sebagai tersangka yang kedua ini, Alex Noerdin diduga melakukan tindak pidana korupsi pembangunan Masjid Sriwijaya Palembang, Sumatera Selatan.

Baca juga: Bupati Kolaka Timur Kena OTT KPK, Penangkapan Berawal di Tempat Kos, Diduga Menerima Suap

Pembangunan masjid tak selesai, diperkirakan negara mengalami kerugian hingga Rp 130 miliar.

Saat itu Alex Noerdin, masih menjabat Gubernur Sumsel dua periode yang menjabat sejak 2008 sampai 2018.

"Akibat penyimpangan tersebut merugikan keuangan negara sebesar Rp 130 miliar," kata Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung Leonard Eben Ezer Simanjuntak dalam konferensi pers, Rabu (22/9/2021).

Selain Alex, dua tersangka lain dalam kasus ini yaitu MM selaku mantan Bendahara Yayasan Wakaf Masjid Sriwijaya Palembang dan LPLT yang merupakan mantan Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah.

Baca juga: Presiden Jokowi Perintahkan Kapolri Usut Mafia Tanah Termasuk Aparat yang Merebut Hak Rakyat

Leonard mengungkapkan, pada 2015, Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan menyalurkan dana hibah dari APBD 2015 kepada Yayasan Wakaf Masjid Sriwijaya Palembang senilai Rp 50 miliar.

Kemudian, pada 2017, kembali menyalurkan dana hibah dari APBD 2017 kepada yayasan senilai Rp 80 miliar.

Menurut Leonard, penganggaran dana hibah tersebut tidak sesuai prosedur sebagaimana diatur dalam undang-undang.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved